4 Fakta Menarik Ryan Wesley Routh, dari Pendukung Ukraina dan Dikenal Ayah yang Penyayang
Senin, 16 September 2024 - 10:18 WIB
loading...
A
A
A
Routh tampaknya telah terlibat dalam upaya perekrutan hingga bulan Juli.
Satu unggahan Facebook dari bulan Juli sebagian berbunyi: "Tentara, tolong jangan panggil saya. Kami masih berusaha agar Ukraina menerima tentara Afganistan dan berharap mendapat jawaban dalam beberapa bulan mendatang... harap bersabar.”
Tindakan tersebut termasuk membawa senjata tersembunyi, melawan penangkapan, melakukan tabrak lari, mengemudi dengan SIM yang sudah dicabut, dan memiliki barang curian.
Satu masalah yang harus dipastikan oleh penyidik adalah apakah tersangka yang disebut oleh media AS, Ryan Wesley Routh, bekerja sama dengan seseorang, kata mantan jaksa federal Joseph Moreno.
"Apakah ini sebuah konspirasi atau dia benar-benar seorang penembak tunggal? Saya rasa kita butuh setidaknya beberapa hari sebelum benar-benar tahu apa yang terjadi di sini," katanya kepada BBC News.
Moreno juga memperingatkan agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan.
"Bukti akan bermunculan, tetapi saat ini masih dalam tahap investigasi. Saya hanya akan benar-benar mempercayai apa yang kita dengar dari laporan resmi, bukan apa yang Anda lihat di media sosial," katanya.
Satu unggahan Facebook dari bulan Juli sebagian berbunyi: "Tentara, tolong jangan panggil saya. Kami masih berusaha agar Ukraina menerima tentara Afganistan dan berharap mendapat jawaban dalam beberapa bulan mendatang... harap bersabar.”
2. Pernah Dihukum karena Tabrak Lari dan Membawa Senjata
Melansir CBS, tersangka, yang disebut di media AS sebagai Ryan Wesley Routh, didakwa dan dihukum atas beberapa tindak pidana berat di Guilford County, North Carolina antara tahun 2002 dan 2010, menurut sumber penegak hukum kepada mitra BBC di AS, CBS News.Tindakan tersebut termasuk membawa senjata tersembunyi, melawan penangkapan, melakukan tabrak lari, mengemudi dengan SIM yang sudah dicabut, dan memiliki barang curian.
Satu masalah yang harus dipastikan oleh penyidik adalah apakah tersangka yang disebut oleh media AS, Ryan Wesley Routh, bekerja sama dengan seseorang, kata mantan jaksa federal Joseph Moreno.
"Apakah ini sebuah konspirasi atau dia benar-benar seorang penembak tunggal? Saya rasa kita butuh setidaknya beberapa hari sebelum benar-benar tahu apa yang terjadi di sini," katanya kepada BBC News.
Moreno juga memperingatkan agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan.
"Bukti akan bermunculan, tetapi saat ini masih dalam tahap investigasi. Saya hanya akan benar-benar mempercayai apa yang kita dengar dari laporan resmi, bukan apa yang Anda lihat di media sosial," katanya.
Lihat Juga :