Aktivis Inggris Pro-Palestina Diadili Gara-gara Bawa Plakat Gambar Kelapa
Sabtu, 14 September 2024 - 11:30 WIB
loading...
A
A
A
Mengomentari keputusan tersebut, Cage International mengatakan, “Cobaan berat Marieha menyoroti metode jahat yang digunakan negara Inggris untuk membungkam dan mengintimidasi kebebasan berbicara warganya sendiri, untuk melindungi perang genosida negara asing. Marieha mengalami pelecehan selama berbulan-bulan, termasuk wawancara polisi yang kasar, kunjungan polisi larut malam, dan kampanye kotor di media yang menyebabkan dia kehilangan pekerjaannya dan memindahkan keluarganya untuk sementara waktu demi keselamatan.”
“Meskipun ini merupakan hasil yang positif, kasus Marieha tetap menjadi pengingat nyata akan ketidakadilan yang terus terjadi yang dihadapi banyak orang saat menentang keterlibatan Inggris dalam genosida di Gaza,” tegas Cage International.
Israel telah membunuh 41.118 warga Palestina di Gaza. Sebagian besar korban adalah wanita dan anak-anak.
Inggris menjadi salah satu pemasok senjata Israel yang digunakan untuk membantai warga Palestina di Gaza.
Baca juga: Bos Hamas Yahya Sinwar Surati Nasrallah, Ucapkan Terima Kasih pada Hizbullah
“Meskipun ini merupakan hasil yang positif, kasus Marieha tetap menjadi pengingat nyata akan ketidakadilan yang terus terjadi yang dihadapi banyak orang saat menentang keterlibatan Inggris dalam genosida di Gaza,” tegas Cage International.
Israel telah membunuh 41.118 warga Palestina di Gaza. Sebagian besar korban adalah wanita dan anak-anak.
Inggris menjadi salah satu pemasok senjata Israel yang digunakan untuk membantai warga Palestina di Gaza.
Baca juga: Bos Hamas Yahya Sinwar Surati Nasrallah, Ucapkan Terima Kasih pada Hizbullah
(sya)
Lihat Juga :