China Tembakkan Rudal Pembunuh Kapal Induk, Peringatan untuk AS
Kamis, 27 Agustus 2020 - 08:12 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan DF-21 memiliki jangkauan sekitar 1.800 km, di mana media pemerintah China menggambarkan DF-21D, salah satu seri dari misil itu, sebagai rudal balistik anti-kapal pertama di dunia.
Sumber itu mengatakan peluncuran rudal itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan China untuk menolak akses pasukan lain ke Laut China Selatan, wilayah yang disengketakan.
"Ini adalah tanggapan China atas potensi risiko yang dibawa oleh pesawat tempur dan kapal militer AS yang semakin sering masuk di Laut China Selatan," katanya, yang dilansir South China Morning Post, Kamis (27/8/2020). "China tidak ingin negara tetangganya salah paham dengan tujuan Beijing."
Song Zhongping, seorang komentator militer yang berbasis di Hong Kong, mengatakan peluncuran rudal itu jelas dimaksudkan untuk mengirim sinyal ke Amerika Serikat. (Baca juga: Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan )
"AS terus menguji garis bawah China dalam masalah Taiwan dan Laut China Selatan, dan ini mendorong China untuk menunjukkan kekuatan militernya agar Washington tahu bahwa bahkan kapal induk AS pun tidak dapat melenturkan kekuatan penuh mereka di dekat pantai China," kata Song.
Kementerian pertahanan China tidak segera menanggapi permintaan untuk mengomentari peluncuran misil pembunuh kapal induk tersebut.
Sumber itu mengatakan peluncuran rudal itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan China untuk menolak akses pasukan lain ke Laut China Selatan, wilayah yang disengketakan.
"Ini adalah tanggapan China atas potensi risiko yang dibawa oleh pesawat tempur dan kapal militer AS yang semakin sering masuk di Laut China Selatan," katanya, yang dilansir South China Morning Post, Kamis (27/8/2020). "China tidak ingin negara tetangganya salah paham dengan tujuan Beijing."
Song Zhongping, seorang komentator militer yang berbasis di Hong Kong, mengatakan peluncuran rudal itu jelas dimaksudkan untuk mengirim sinyal ke Amerika Serikat. (Baca juga: Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan )
"AS terus menguji garis bawah China dalam masalah Taiwan dan Laut China Selatan, dan ini mendorong China untuk menunjukkan kekuatan militernya agar Washington tahu bahwa bahkan kapal induk AS pun tidak dapat melenturkan kekuatan penuh mereka di dekat pantai China," kata Song.
Kementerian pertahanan China tidak segera menanggapi permintaan untuk mengomentari peluncuran misil pembunuh kapal induk tersebut.
Lihat Juga :