Negara Uni Eropa Bisa Paksa Warga Rusia Pilih Kewarganegaraan
Sabtu, 07 September 2024 - 11:05 WIB
loading...
Aksi unjuk rasa di Lapangan Wenceslas di bawah patung duke Bohemia abad ke-10, Ceko. Foto/Roman Maca
A
A
A
PRAHA - Republik Ceko akan segera mewajibkan warga Rusia menyerahkan paspor mereka guna memperoleh kewarganegaraan negara Uni Eropa, demikian dilaporkan surat kabar Blesk pada Kamis (5/9/2024).
Amandemen undang-undang kewarganegaraan negara tersebut didorong oleh Partai Wali Kota dan Independen (STAN).
Anggota parlemen Martin Exner dilaporkan mengatakan syarat kewarganegaraan tunggal akan berlaku untuk semua warga negara Rusia, kecuali pencari suaka dan beberapa kasus khusus lainnya.
Amandemen tersebut juga dapat mencakup aturan baru mengenai perpanjangan perlindungan sementara bagi pengungsi dari Ukraina.
“Kita tidak dapat membiarkan bahwa pada saat Rusia mengambil tindakan permusuhan tidak hanya terhadap Ukraina, tetapi juga terhadap kita dan negara-negara Uni Eropa lainnya, warga negaranya dapat memperoleh kewarganegaraan Ceko, dan dengan demikian semua hak yang terkait dengannya,” ujar Exner.
Senada dengan itu, Menteri Dalam Negeri Vit Rakusan mengatakan, “Situasi keamanan mengharuskan kita untuk menanggapi peningkatan jumlah permintaan dari warga negara Rusia untuk kewarganegaraan kita.”
Amandemen undang-undang kewarganegaraan negara tersebut didorong oleh Partai Wali Kota dan Independen (STAN).
Anggota parlemen Martin Exner dilaporkan mengatakan syarat kewarganegaraan tunggal akan berlaku untuk semua warga negara Rusia, kecuali pencari suaka dan beberapa kasus khusus lainnya.
Amandemen tersebut juga dapat mencakup aturan baru mengenai perpanjangan perlindungan sementara bagi pengungsi dari Ukraina.
“Kita tidak dapat membiarkan bahwa pada saat Rusia mengambil tindakan permusuhan tidak hanya terhadap Ukraina, tetapi juga terhadap kita dan negara-negara Uni Eropa lainnya, warga negaranya dapat memperoleh kewarganegaraan Ceko, dan dengan demikian semua hak yang terkait dengannya,” ujar Exner.
Senada dengan itu, Menteri Dalam Negeri Vit Rakusan mengatakan, “Situasi keamanan mengharuskan kita untuk menanggapi peningkatan jumlah permintaan dari warga negara Rusia untuk kewarganegaraan kita.”
Lihat Juga :