Pandemi COVID-19, Janda Ini Memasak Batu untuk 8 Anaknya yang Lapar

Sabtu, 02 Mei 2020 - 07:57 WIB
loading...
Pandemi COVID-19, Janda...
Peninah Bahati Kitsao, janda di Kenya yang mamasak batu untuk 8 anaknya yang lapar di tengah pandemi COVID-19. Foto/Caroline Mwawasi/Tuko/BBC
A A A
MOMBASA - Seorang janda di Kenya memasak batu untuk delapan anaknya yang lapar di tengah pandemi virus corona baru, COVID-19. Kejadian yang menyayat hati ini mirip kisah Khalifah Umar bin Khattab—sahabat Nabi Muhammad SAW—yang mendapati kejadian serupa yang dialami rakyatnya.

Peninah Bahati Kitsao, janda yang tinggal di Mombasa, memasak batu dengan berharap delapan anaknya akan tertidur sambil menunggu makanan yang mereka dambakan.

Penderitaan Kitsao diketahui beberapa tetangga dan menggerakkan banyak warga Kenya bersatu untuk menolongnya. Dia mengatakan bantuan yang dia terima adalah "keajaiban".

Dia biasa bekerja sebagai pencuci pakaian. Namun, pekerjaan seperti itu sekarang sulit didapat karena orang-orang telah membatasi interaksi mereka akibat pandemi COVID-19.

Salah satu tetangga yang terkejut, Prisca Momanyi, memberi tahu media tentang keadaan Kitsao.

Setelah diwawancarai oleh NTV Kenya, janda itu menerima bantuan uang melalui ponsel dan melalui rekening bank yang dibuka untuknya oleh Momanyi, karena dia tak tahu cara membaca dan menulis.

Kitsao, yang tinggal di rumah dengan dua kamar tidur tanpa air atau pun listrik, menggambarkan kedermawanan orang-orang sebagai "keajaiban".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
Pria Ini Pengacara yang...
Pria Ini Pengacara yang Menangkan 26 Kasus di Pengadilan sebelum Ditangkap karena Gadungan
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
AS-Iran Setujui Naskah...
AS-Iran Setujui Naskah Kesepakatan Damai, MoU Diteken 19 Juni
Rekomendasi
Jangan Tunggu Sampai...
Jangan Tunggu Sampai Hari H! Ini 5 Persiapan Uang yang Bikin Pensiun Makin Nyaman
Dompet Suporter Inggris...
Dompet Suporter Inggris KO Jelang Kontra Kroasia
MNC Sekuritas Perluas...
MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital
Berita Terkini
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved