Lagi, Presiden Iran Ajukan Syarat Duduk Satu Meja dengan AS

Rabu, 26 Agustus 2020 - 09:32 WIB
loading...
A A A
"Trump telah banyak bicara. Presiden berikutnya, apakah itu Trump atau orang lain, harus mengadopsi pendekatan yang berbeda terhadap Iran," tegas Rouhani.

Pekan lalu AS mulai menerapkan kembali sanksi global PBB terhadap Iran, termasuk embargo senjata, dengan alasan Teheran melanggar kesepakatan nuklir 2015 meskipun Washington sendiri meninggalkan perjanjian itu dua tahun lalu. (Baca: Resmi, AS Aktifkan Klausul 'Snapback' Perjanjian Nuklir 2015 )

Anggota Dewan Keamanan PBB yaitu Prancis, Inggris dan Jerman (E3), yang bersama dengan Rusia dan China tetap dalam perjanjian, telah menolak langkah tersebut karena tidak berlaku mengingat kepergian Washington dari kesepakatan itu dan mengatakan itu merusak upaya untuk menahan aktivitas nuklir Iran. (Baca: Trio Eropa Tolak Pengaktifkan Klausul 'Snapback' Oleh AS )

Tetapi Menteri Luar Negeri Prancis, menggemakan sikap Inggris dan Jerman, mengatakan kepada mitranya dari Iran bahwa Paris khawatir tentang dampak embargo senjata yang berakhir pada bulan Oktober.

"Menteri menegaskan kembali keprihatinan kami tentang aktivitas destabilisasi Iran dan konsekuensi dari berakhirnya embargo senjata konvensional, dan mengatakan kepadanya tentang tekad E3 untuk mencari solusi yang menjaga keamanan dan stabilitas regional," kata wakil juru bicara kementerian Francois Delmas.(Baca: PBB Tolak Perpanjang Embargo Senjata Iran )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Kesepakatan Damai AS-Iran...
Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB
Rekomendasi
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Berita Terkini
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved