Kennedy Dukung Trump, Mundur sebagai Capres Independen di Beberapa Negara Bagian AS

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 10:01 WIB
loading...
A A A
Trump, menurut dia, telah "mengadopsi isu-isu ini sebagai isunya sendiri sampai-sampai dia meminta saya untuk bergabung dalam pemerintahannya."

Partai Demokrat yang dibangun oleh kedua kakeknya telah menjadi "partai perang, sensor, korupsi, farmasi besar, teknologi besar, uang besar," ungkap Kennedy.

Dia juga menuduh pemerintah AS yang dipimpin Demokrat pada kedua hal; melancarkan kudeta di Ukraina pada tahun 2014 dan menolak rencana perdamaian pada tahun 2019, mendorong Kiev ke dalam konflik dengan Moskow yang, menurut Kennedy, telah menelan korban lebih dari 600.000 jiwa warga Ukraina sejauh ini.

“Ukraina adalah korban perang ini, dan korban Barat,” tegas dia.

Kennedy juga mengkritik Wakil Presiden Kamala Harris karena tidak memenangkan “satu pun delegasi” selama pemilihan 2020, menghindari wawancara, dan tidak memiliki platform kebijakan tetapi kampanye yang sepenuhnya berfokus pada penentangan terhadap Trump.

Demokrat telah mengajukan tuntutan hukum untuk menyingkirkan Kennedy dari pemilihan di banyak negara bagian, yang memaksa kampanyenya menghabiskan jutaan dolar untuk tantangan akses pemungutan suara, menurut NBC News.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved