Apa Itu Koridor Netzarim yang Ingin Dipertahankan Israel?

Rabu, 21 Agustus 2024 - 20:50 WIB
loading...
Apa Itu Koridor Netzarim...
Israel ingin mempertahankan Koridor Netzarim. Foto/AP
A A A
GAZA - Koridor Netzarim, bentangan sepanjang 7 km yang dibangun oleh militer Israel yang membagi Gaza utara dan selatan, telah menjadi pokok pertikaian utama dalam negosiasi gencatan senjata.

Israel kini bersikeras agar pasukannya mempertahankan kendali atas koridor ini, yang secara langsung menentang salah satu tuntutan utama Hamas — penarikan penuh Israel dari Gaza.

Hassan Barari, seorang profesor hubungan internasional di Universitas Qatar, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kendali atas koridor tersebut sangat penting bagi Israel karena memungkinkannya untuk menyaring setiap warga Palestina yang bergerak dari selatan ke utara.

Militer Israel khawatir bahwa jika warga Palestina dapat bergerak bebas ke utara, "itu akan menjadi kesempatan bagi Hamas untuk berkumpul kembali dan menyerang Israel", kata Barari. "Kenangan 7 Oktober masih ada di sana."

Baca Juga: Iran Isyaratkan Gelar Serangan Darat ke Israel

Namun, Barari menyatakan bahwa dengan memasukkan ketentuan ini dalam tuntutan gencatan senjata, Israel bernegosiasi dengan itikad buruk, karena tahu bahwa itu tidak akan berhasil bagi Hamas.

“Hamas menginginkan Israel menarik diri sepenuhnya dari seluruh Jalur Gaza … dan memastikan mereka yang mengungsi dapat kembali ke rumah mereka untuk selamanya,” katanya. “Apa pun yang kurang dari itu akan ditafsirkan Hamas sebagai semacam penyerahan diri.”

Sementara itu, sekelompok warga Israel ultra-Ortodoks telah menggelar protes di luar kantor perekrutan militer di Yerusalem tempat mereka dipanggil.

Rekaman yang diverifikasi oleh lembaga pemeriksa fakta Sanad milik Al Jazeera menunjukkan puluhan pengunjuk rasa berteriak dengan marah, sementara beberapa orang bentrok dengan polisi.

Para demonstran meneriakkan frasa-frasa seperti “Kami akan mati dan tidak akan mendaftar,” “Nazi” dan “Ke penjara dan bukan ke tentara”, menurut The Times of Israel.

Pada akhir Juni, Mahkamah Agung Israel memutuskan bahwa militer harus mulai merekrut pria ultra-Ortodoks, yang membatalkan pengaturan lama yang membebaskan mereka dari wajib militer.

Keputusan tersebut telah membuat marah banyak orang di komunitas tersebut yang menentang wajib militer, yang mereka yakini bertentangan dengan cara hidup mereka.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Krisis Global Jadi Topik...
Krisis Global Jadi Topik Hangat Simulasi Sidang PBB di Bangkok, Delegasi Indonesia Mendominasi
Rekomendasi
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Sinopsis, Pemain, dan...
Sinopsis, Pemain, dan Link Nonton Wedding Agreement di VISION+
UI Kembangkan RehatPod,...
UI Kembangkan RehatPod, Solusi Isi Ulang Energi bagi Masyarakat Urban
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved