Negosiator Israel Kembali dari Mesir tanpa Kesepakatan soal Koridor Philadelphia
Selasa, 20 Agustus 2024 - 15:40 WIB
loading...
A
A
A
Senin pagi, Netanyahu memberi tahu Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken bahwa dia berencana mengirim tim negosiasinya ke Mesir pekan ini untuk putaran baru gencatan senjata Gaza dan perundingan pertukaran tahanan.
Pada Minggu, Netanyahu mengatakan tentara Israel akan tetap berada di Koridor Philadelphia. Pemimpin oposisi, Yair Lapid, menuduh Netanyahu menyabotase perundingan pertukaran tahanan dengan Hamas.
Perundingan gencatan senjata Gaza di Qatar berakhir pada Jumat dengan mengajukan "proposal yang mempersempit kesenjangan" antara Israel dan Hamas yang konsisten dengan prinsip-prinsip yang ditetapkan Presiden AS Joe Biden pada 31 Mei.
Biden mengatakan pada Mei bahwa Israel mengajukan kesepakatan tiga fase yang akan mengakhiri permusuhan di Gaza dan mengamankan pembebasan sandera yang ditahan di daerah kantong pantai tersebut.
Rencana tersebut mencakup gencatan senjata, pertukaran sandera-tahanan, dan rekonstruksi Gaza.
Namun Hamas mengatakan pada Minggu bahwa Netanyahu menetapkan syarat baru dalam proposal gencatan senjata dan pertukaran sandera Gaza yang diajukan selama pembicaraan Doha.
“Proposal baru tersebut memenuhi syarat dan keselarasan Netanyahu dengan syarat dan keselarasan tersebut, khususnya penolakannya terhadap gencatan senjata permanen, penarikan penuh dari Jalur Gaza, dan desakannya melanjutkan pendudukan Persimpangan Netzarim (yang memisahkan utara dan selatan Jalur Gaza), Penyeberangan Rafah, dan Koridor Philadelphia (di selatan),” papar pernyataan Hamas.
Pada Minggu, Netanyahu mengatakan tentara Israel akan tetap berada di Koridor Philadelphia. Pemimpin oposisi, Yair Lapid, menuduh Netanyahu menyabotase perundingan pertukaran tahanan dengan Hamas.
Perundingan gencatan senjata Gaza di Qatar berakhir pada Jumat dengan mengajukan "proposal yang mempersempit kesenjangan" antara Israel dan Hamas yang konsisten dengan prinsip-prinsip yang ditetapkan Presiden AS Joe Biden pada 31 Mei.
Biden mengatakan pada Mei bahwa Israel mengajukan kesepakatan tiga fase yang akan mengakhiri permusuhan di Gaza dan mengamankan pembebasan sandera yang ditahan di daerah kantong pantai tersebut.
Rencana tersebut mencakup gencatan senjata, pertukaran sandera-tahanan, dan rekonstruksi Gaza.
Namun Hamas mengatakan pada Minggu bahwa Netanyahu menetapkan syarat baru dalam proposal gencatan senjata dan pertukaran sandera Gaza yang diajukan selama pembicaraan Doha.
“Proposal baru tersebut memenuhi syarat dan keselarasan Netanyahu dengan syarat dan keselarasan tersebut, khususnya penolakannya terhadap gencatan senjata permanen, penarikan penuh dari Jalur Gaza, dan desakannya melanjutkan pendudukan Persimpangan Netzarim (yang memisahkan utara dan selatan Jalur Gaza), Penyeberangan Rafah, dan Koridor Philadelphia (di selatan),” papar pernyataan Hamas.
Lihat Juga :