alexametrics

Iran: Tak Ada Pembicaraan Selama AS Tidak Cabut Sanksi

loading...
Iran: Tak Ada Pembicaraan Selama AS Tidak Cabut Sanksi
Duta Besar Iran untuk PBB, Majid Takht-e Ravanchi mengatakan, Iran tidak akan melakukan pembicaraan dengan AS, jika Washington belum mencabut sanksi. Foto/Istimewa
A+ A-
NEW YORK - Duta Besar Iran untuk PBB, Majid Takht-e Ravanchi mengatakan, Iran tidak akan melakukan pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS), jika Washington belum mencabut sanksi terhadap Teheran. Pernyataan ini datang tidak lama setelah Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo menyatakan bahwa pemimpin AS dan Iran bisa bertemu di sela-sela sidang Majelis Umum PBB akhir bulan ini.

"Iran telah berulang kali menyatakan bahwa tidak ada ruang untuk pembicaraan selama terorisme ekonomi pemerintah AS dan sanksi kejam terhadap rakyat Iran masih ada," kata Ravanchi dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir PressTV pada Rabu (11/9).

"Topik tersebut dapat didiskusikan hanya ketika mereka (AS) mencabut sanksi dan bahwa pembicaraan semacam itu akan dimungkinkan dalam kerangka kerja kelompok negara-negara P5 + 1 - yang terdiri dari AS, Inggris, Prancis, China, dan Rusia plus Jerman, yang berhasil bernegosiasi dan meraih kesepakatan nuklir dengan Iran pada 2015," sambungnya.



Sebelumnya diwartakan, Pompeo mengatakan Presiden Donald Trump dapat bertemu dengan Presiden Iran Hassan Rouhani pada pertemuan PBB mendatang tanpa prasyarat. Pernyataan itu dilontarkan Pompeo dalam sebuah jumpa pers untuk mengungkap sanksi baru untuk kelompok Garda Revolusi Iran.

"Dia (Trump) siap untuk bertemu tanpa prasyarat," kata Pompeo ketika ditanya tentang kemungkinan pertemuan di Majelis Umum PBB akhir bulan ini, mempertegas pernyataan Trump beberapa waktu lalu.
(esn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak