India Tuding Pakistan Lakukan Lima Kebohongan Besar di DK PBB

Selasa, 25 Agustus 2020 - 18:00 WIB
loading...
India Tuding Pakistan...
Foto/Ilustrasi
A A A
NEW YORK - Misi diplomatik India di PBB mengecam Pakistan atas pernyataannya tentang Ancaman Perdamaian dan Keamanan Internasional di Dewan Keamanan (DK) PBB .India menolak pernyataan itu, menyebutnya sebagai lima kebohongan besar.

India mengatakan pernyataan Duta Besar Pakistan untuk PBB, Munir Akram, di DK PBB itu tidak benar karena sidang tidak terbuka untuk non-anggota.

“Kami telah melihat pernyataan yang dikeluarkan oleh Misi Pakistan untuk PBB, yang mengklaim bahwa pernyataan ini dibuat oleh Perwakilan Tetap Pakistan di Dewan Keamanan PBB. Kami gagal untuk memahami di mana tepatnya Perwakilan Tetap Pakistan membuat pernyataannya karena Sesi Dewan Keamanan hari ini tidak terbuka untuk non-anggota Dewan Keamanan," kata Misi Diplomatik India dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Sputnik, Selasa (25/8/2020).

Mengabaikan klaim Pakistan, pernyataan itu mengatakan bahwa sponsor terbesar terorisme lintas batas melawan India sekarang mencoba menyamar sebagai korban terorisme oleh India.

“Pakistan adalah rumah bagi jumlah teroris terbesar yang dilarang oleh PBB. Banyak dari teroris dan entitas yang dijatuhi sanksi terus beroperasi tanpa hukuman di Pakistan. Perdana Menteri Pakistan mengakui di Sidang Umum PBB tahun 2019, keberadaan 40.000-50.000 teroris di Pakistan,” katanya.(Baca: China Kerahkan Jet Tempur Siluman J-20 ke Dekat India Jadi Teka-teki )

Lebih lanjut, pernyataan tersebut menyatakan bahwa klaim Pakistan bahwa mereka telah menghancurkan al-Qaeda di wilayah tersebut tidak benar, dan duta besar Islamabad untuk PBB menyatakan bahwa India telah menyewa teroris untuk menyerang Pakistan adalah tidak masuk akal. Pernyataan itu juga menepis penyebutan tetangganya tentang India dalam daftar 1.267 sanksi.

Sebelumnya, pada hari Senin, Misi Pakistan untuk PBB merilis pernyataan Duta Besar Munir Akram yang menuduh India melakukan terorisme. Ia juga menuduh India menindas kelompok minoritas dan pelanggaran hak asasi manusia di Jammu dan Kashmir, yang disebut "konyol" oleh Misi India.

India dan Pakistan memiliki konflik atas Jammu dan Kashmir sejak kemerdekaan mereka dari Inggris, tetapi keadaan menjadi lebih buruk tahun lalu ketika New Delhi mencabut Pasal 370, mencabut status khusus sementara dan membaginya menjadi dua Wilayah Persatuan.

Pakistan telah mencoba mengangkat masalah ini tiga kali di Dewan Keamanan PBB sejak Agustus 2019, tetapi telah dianggap sebagai masalah bilateral oleh negara-negara anggotanya.(Baca: Pakistan: Dunia Harus Hentikan Genosida di Kashmir )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Berita Terkini
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved