Mengapa Tentara Israel Tidak Berani Perang Tatap Muka dengan Serdadu Hamas?

Kamis, 15 Agustus 2024 - 16:15 WIB
loading...
Mengapa Tentara Israel...
Orang-orang bersenjata menghadiri pemakaman lima warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel terhadap satu kendaraan di kota Jenin, Tepi Barat, Selasa, 6 Agustus 2024. Foto/AP/Majdi Mohammed
A A A
TEL AVIV - Israel masih terus melanjutkan kampanye militernya di Jalur Gaza. Meski kecaman semakin gencar berdatangan dari pihak lain, Tel Aviv tidak pernah peduli dan terus menjalankan misinya menumpas Hamas.

Pada deretan aksinya melawan Hamas, Israel memang dikenal lebih sering menggunakan serangan udara. Bahkan, dalam usahanya membunuh tokoh-tokoh penting kelompok itu, mereka selalu mengandalkan senjata seperti rudal dan helikopter.

Terlepas dari tujuannya, taktik serangan udara Israel ini dianggap sejumlah pihak sebagai cara penakut. Alih-alih perang langsung face to face dengan serdadu Hamas, tentara Israel lebih menyukai serangan jarak jauh, khususnya dari sektor udara.

Lalu, apa sebenarnya alasan Israel takut perang tatap muka langsung dengan serdadu Hamas?

Alasan Tentara Israel Tidak Berani Perang Tatap Muka Lawan Hamas


Satu faktor utama yang membuat Israel lebih sering menyerang dari udara adalah karena mereka masih ‘buta’ dengan peta di Jalur Gaza yang menjadi tempat Hamas berada.

Kondisi ini tak mengherankan mengingat serdadu Hamas biasa mengandalkan terowongan bawah tanah untuk mobilitasnya.

Mengutip Reuters, Kamis (15/8/2024), alasan tersebut diperkuat berdasarkan pengalaman masa lalu. Tepatnya ketika bom penghancur bunker dan tank Merkava berteknologi tinggi Israel selalu menghadapi terowongan yang penuh jebakan di Gaza.

Berbeda dengan tentara Israel, serdadu Hamas yang menggunakan jaringan bawah tanah itu bisa menyerang dan menghilang secepat kilat. Hal inilah yang membuat Israel sampai sekarang lebih suka menyerang dari udara.

Lalu, kenapa Israel tidak mencoba melawannya di terowongan? Jawabannya adalah untuk mendapatkan posisi bertempur di terowongan, tentara zionis harus mengidentifikasi sebanyak mungkin pintu masuk.

Jika panjangnya mencapai 500 km (310 mil), jumlah pintu masuknya mungkin mencapai ribuan. Sebagian besar juga sangat tersembunyi, bisa di dalam bangunan perumahan, garasi, fasilitas industri, gudang hingga tumpukan puing-puing.

Belum lagi, ada banyak potensi jebakan yang diterapkan Hamas pada terowongannya. Jika memaksakan diri, mereka mungkin akan berakhir seperti tentara Amerika yang berperang di Vietnam pada masa lampau.

Selain itu, tentara Israel juga masih kalah moral jika berhadapan face to face dengan serdadu Hamas. Alasannya sederhana karena pasukan Hamas punya doktrin sendiri seperti tentang berjihad dan jika terbunuh pun akan dianggap sebagai mati secara terhormat.

Demikian ulasan mengenai alasan tentara Israel tidak berani perang tatap muka langsung dengan serdadu Hamas.

Baca juga: Trump Bahas Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza dengan PM Israel Netanyahu
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Pendaftaran TKA SMA...
Pendaftaran TKA SMA 2026 Akan Segera Dibuka, Begini Cara Daftarnya
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
Berita Terkini
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Infografis
1.525 Tentara Lapis...
1.525 Tentara Lapis Baja Israel Tuntut Diakhirinya Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved