Penumpang di Bandara Prancis-Swiss Dievakuasi karena Ancaman Bom Jelang Olimpiade 2024
Jum'at, 26 Juli 2024 - 21:30 WIB
loading...
Penumpang melihat layar pengumuman saat sejumlah penerbangan dibatalkan di Basel-Mulhouse EuroAirport, Prancis. Foto/EPA/DAREK SZUSTER
A
A
A
PARIS - Para penumpang di satu bandara di perbatasan Prancis-Swiss dievakuasi sementara pada Jumat pagi (26/7/2024), menurut media Prancis mengutip penegak hukum.
Basel-Mulhouse EuroAirport itu terletak di sisi perbatasan Prancis dekat kota Basel.
Prefektur Haut-Rhin mengatakan kepada Agence France-Presse (AFP) bahwa fasilitas itu harus ditutup karena alasan keamanan menyusul ancaman bom.
Dikatakan bahwa pihak berwenang menanggapi dengan mengikuti prosedur standar, dengan ahli bahan peledak dikerahkan ke tempat kejadian.
Pusat udara tersebut telah mengumumkan bandara tersebut beroperasi secara normal lagi dalam pernyataan di situs webnya.
"Bandara telah dibuka kembali dan operasi penerbangan secara bertahap dimulai kembali. Penumpang diminta untuk menghubungi maskapai penerbangan mereka untuk informasi tentang penerbangan mereka," ungkap pernyataan itu.
Berita itu muncul saat pihak berwenang Prancis sedang menyelidiki serangkaian serangan pembakaran dan pencurian kabel di jaringan kereta cepat Prancis TGV, yang terjadi pada Kamis malam.
Basel-Mulhouse EuroAirport itu terletak di sisi perbatasan Prancis dekat kota Basel.
Prefektur Haut-Rhin mengatakan kepada Agence France-Presse (AFP) bahwa fasilitas itu harus ditutup karena alasan keamanan menyusul ancaman bom.
Dikatakan bahwa pihak berwenang menanggapi dengan mengikuti prosedur standar, dengan ahli bahan peledak dikerahkan ke tempat kejadian.
Pusat udara tersebut telah mengumumkan bandara tersebut beroperasi secara normal lagi dalam pernyataan di situs webnya.
"Bandara telah dibuka kembali dan operasi penerbangan secara bertahap dimulai kembali. Penumpang diminta untuk menghubungi maskapai penerbangan mereka untuk informasi tentang penerbangan mereka," ungkap pernyataan itu.
Berita itu muncul saat pihak berwenang Prancis sedang menyelidiki serangkaian serangan pembakaran dan pencurian kabel di jaringan kereta cepat Prancis TGV, yang terjadi pada Kamis malam.
Lihat Juga :