Netanyahu: AS dan Israel Harus Bentuk NATO-nya Timur Tengah untuk Melawan Iran
Kamis, 25 Juli 2024 - 06:59 WIB
loading...
A
A
A
“Demikian pula, Amerika dan Israel saat ini harus membentuk aliansi keamanan di Timur Tengah untuk melawan meningkatnya ancaman Iran," katanya lagi.
Dia mengatakan sekilas aliansi itu dapat dilihat pada 14 April, ketika Iran melancarkan serangan rudal dan drone terhadap Israel dan Amerika serta Inggris membantu menembak jatuh beberapa dari mereka.
Netanyahu berterima kasih kepada Presiden AS Joe Biden “karena menyatukan aliansi itu", serta pendahulunya; Donald Trump, karena menjadi perantara "Perjanjian Abraham" antara Israel dan beberapa negara Arab selama masa jabatannya.
“Saya pikir kita harus menyebutnya Aliansi Abraham,” katanya tentang usulan blok militer Timur Tengah mirip NATO, seperti dikutip Russia Today, Kamis (25/7/2024).
Menurutnya, negara-negara yang berdamai dengan Israel atau yang berniat melakukan hal tersebut harus bergabung dengan blok tersebut, karena Iran merupakan ancaman bagi mereka semua.
“Saat kita melawan Iran, kita sedang melawan musuh Amerika Serikat yang paling radikal dan paling mematikan,” kata Netanyahu.
Dia mengatakan sekilas aliansi itu dapat dilihat pada 14 April, ketika Iran melancarkan serangan rudal dan drone terhadap Israel dan Amerika serta Inggris membantu menembak jatuh beberapa dari mereka.
Netanyahu berterima kasih kepada Presiden AS Joe Biden “karena menyatukan aliansi itu", serta pendahulunya; Donald Trump, karena menjadi perantara "Perjanjian Abraham" antara Israel dan beberapa negara Arab selama masa jabatannya.
“Saya pikir kita harus menyebutnya Aliansi Abraham,” katanya tentang usulan blok militer Timur Tengah mirip NATO, seperti dikutip Russia Today, Kamis (25/7/2024).
Menurutnya, negara-negara yang berdamai dengan Israel atau yang berniat melakukan hal tersebut harus bergabung dengan blok tersebut, karena Iran merupakan ancaman bagi mereka semua.
“Saat kita melawan Iran, kita sedang melawan musuh Amerika Serikat yang paling radikal dan paling mematikan,” kata Netanyahu.
Lihat Juga :