Trump: Saya Seharusnya Sudah Mati
Senin, 15 Juli 2024 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
“Untungnya atau demi Tuhan, banyak orang yang bilang, demi Tuhan saya masih di sini,” papar dia.
Menurut Trump, dia terhindar dari luka fatal hanya karena ketika tembakan pertama dilepaskan, dia menoleh sedikit ke kanan untuk membaca grafik imigran ilegal di AS.
Dinas Rahasia “melakukan pekerjaan luar biasa” dengan dengan cepat menetralisir penyerang, menurut Trump. “Mereka membunuhnya dengan satu tembakan tepat di antara kedua matanya,” ungkap dia.
Trump mengatakan dia ingin melanjutkan kampanye setelah penembakan itu, namun Dinas Rahasia mengatakan kepadanya bahwa itu tidak aman dan dia perlu pergi ke rumah sakit.
“Saya hanya ingin terus berbicara, tapi saya tertembak,” kenang dia. Saat dia dibawa keluar panggung, mantan presiden itu terlihat mengangkat tinjunya dan berteriak, “Lawan! Bertarung! Bertarung!"
“Banyak orang mengatakan itu adalah foto paling ikonik yang pernah mereka lihat. Mereka benar dan saya tidak mati. Biasanya Anda harus mati untuk mendapatkan gambar ikonik,” tegas dia.
Menurut Trump, dia terhindar dari luka fatal hanya karena ketika tembakan pertama dilepaskan, dia menoleh sedikit ke kanan untuk membaca grafik imigran ilegal di AS.
Dinas Rahasia “melakukan pekerjaan luar biasa” dengan dengan cepat menetralisir penyerang, menurut Trump. “Mereka membunuhnya dengan satu tembakan tepat di antara kedua matanya,” ungkap dia.
Trump mengatakan dia ingin melanjutkan kampanye setelah penembakan itu, namun Dinas Rahasia mengatakan kepadanya bahwa itu tidak aman dan dia perlu pergi ke rumah sakit.
“Saya hanya ingin terus berbicara, tapi saya tertembak,” kenang dia. Saat dia dibawa keluar panggung, mantan presiden itu terlihat mengangkat tinjunya dan berteriak, “Lawan! Bertarung! Bertarung!"
“Banyak orang mengatakan itu adalah foto paling ikonik yang pernah mereka lihat. Mereka benar dan saya tidak mati. Biasanya Anda harus mati untuk mendapatkan gambar ikonik,” tegas dia.
Lihat Juga :