5 Negara yang Menerima Bantuan Luar Negeri Terbanyak dari AS, Nomor 2 Anggota ASEAN

Senin, 15 Juli 2024 - 21:21 WIB
loading...
5 Negara yang Menerima...
Amerika Serikat menyebar berbagai bantuan ke berbagai negara. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Data baru menunjukkan bahwa belanja bantuan luar negeri AS baru-baru ini melampaui USD70 miliar dana yang dialokasikan untuk pertama kalinya dalam 70 tahun. Itu didorong oleh dukungan berkelanjutan terhadap Israel dan lonjakan pendanaan untuk Ukraina di tengah perang negara tersebut dengan Rusia .

Kenaikan yang baru-baru ini terjadi bukanlah akibat dari kenaikan yang lambat, juga bukan karena inflasi. Dalam dolar konstan, kewajiban bantuan luar negeri AS melonjak dari USD56,3 miliar pada tahun 2021 menjadi USD70,4 miliar pada tahun 2022, tahun terakhir dimana data akhir tersedia dari pelacak federal.

Melansir US News, angka ini meningkat lebih dari 25%, dan hanya ada tiga tahun yang tercatat ketika AS lebih banyak memberikan bantuan luar negeri: 1947, 1949, dan 1951, ketika lanskap global terlihat sangat berbeda setelah Perang Dunia II dan berdirinya Amerika Serikat.

Khususnya pada tahun 1951, Prancis, Jerman, Italia, Inggris dan Belanda termasuk di antara penerima terbesar. Pada tahun 2022, Israel dan Ukraina menduduki puncak daftar dari hampir 180 negara penerima dana secara global.

Pola terbaru ini harus diwaspadai di masa depan, dengan Israel terlibat dalam perang melawan kelompok teror Hamas di Gaza dan pertahanan Ukraina melawan Rusia yang kini berlangsung selama kurang lebih dua tahun.

Kewajiban bantuan luar negeri AS dalam pelacak federal mencakup dukungan ekonomi – yang mencakup belanja kemanusiaan – dan dukungan militer. Bantuan tersebut dapat berkisar dari inisiatif kontraterorisme yang didanai oleh Departemen Luar Negeri hingga program pemberantasan HIV/AIDS yang didanai oleh Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan.

Data terbaru dari pelacak tersebut menunjukkan bahwa porsi bantuan militer dari AS turun dari 23% pada tahun 2020 menjadi kurang dari 13% pada tahun 2021, yang merupakan jumlah terkecil sejak tahun 1949. Sebelum tahun 2021, belanja militer selama beberapa dekade mencapai setidaknya 20% dari total bantuan militer AS. kewajiban bantuan luar negeri tahunan. Pada tahun 2022, pangsa tersebut sedikit meningkat hingga mencapai 14%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved