FBI Ungkap Pelaku Penembak Donal Trump, Berikut Sosoknya
Minggu, 14 Juli 2024 - 13:29 WIB
loading...
Pelaku Penembak Donal Trump akhirnya terungkap. FOTO/ DAILY MAIL
A
A
A
NEW YORK - FBI umumkan Thomas Matthew Crooks , seorang pria berusia 20 tahun adalah pelaku penembakan calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump.
BACA JUGA - Usai Ditembak Sniper, Donald Trump Sempat Bikin Status di X Sambil Kepalkan Tangan
Matthew Crooks merupakan warga lokal. Ia tinggal di Bethel Park, Pennsylvania. Itu merupakan sebuah desa yang berjarak 40 mil di selatan lokasi kampanye Trump.
Crooks melepaskan 12 peluru dari senapan jenis AR-15. Kemungkinan peluru itu selain mengarah ke Trump juga ke peserta kampanye lainnya.
"FBI telah mengidentifikasi Thomas Matthew Crooks yang berusia 20 tahun sebagai "subjek yang terlibat" dalam percobaan pembunuhan mantan Presiden Donald Trump," sebut FBI dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Daily Mail Minggu (14/7/2024).
Donald Trump tertembak di telinganya saat kampanye pada Sabtu (13/7), sehingga darah calon presiden dari Partai Republik itu berlumuran darah di wajahnya.
Para pengawal pun langsung mengerumuni Trump, sebelum dia muncul dan mengacungkan tinjunya ke udara, sambil mengucapkan kata-kata "Lawan! Bertarung! Bertarung!"
BACA JUGA - Usai Ditembak Sniper, Donald Trump Sempat Bikin Status di X Sambil Kepalkan Tangan
Matthew Crooks merupakan warga lokal. Ia tinggal di Bethel Park, Pennsylvania. Itu merupakan sebuah desa yang berjarak 40 mil di selatan lokasi kampanye Trump.
Crooks melepaskan 12 peluru dari senapan jenis AR-15. Kemungkinan peluru itu selain mengarah ke Trump juga ke peserta kampanye lainnya.
"FBI telah mengidentifikasi Thomas Matthew Crooks yang berusia 20 tahun sebagai "subjek yang terlibat" dalam percobaan pembunuhan mantan Presiden Donald Trump," sebut FBI dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Daily Mail Minggu (14/7/2024).
Donald Trump tertembak di telinganya saat kampanye pada Sabtu (13/7), sehingga darah calon presiden dari Partai Republik itu berlumuran darah di wajahnya.
Para pengawal pun langsung mengerumuni Trump, sebelum dia muncul dan mengacungkan tinjunya ke udara, sambil mengucapkan kata-kata "Lawan! Bertarung! Bertarung!"
Lihat Juga :