Dikerjai Rusia, Senjata Canggih Barat Menjadi Tak Berguna dalam Perang Rusia

Kamis, 11 Juli 2024 - 07:44 WIB
loading...
A A A
“Pada pertengahan tahun lalu, amunisi M982 Excalibur, yang dikembangkan oleh RTX dan BAE Systems, menjadi tidak berguna dan tidak lagi digunakan,” tulis surat kabar Amerika itu, mengutip para komandan Ukraina.

Uni Soviet banyak berinvestasi dalam peperangan elektronik (EW) selama tahun 1980-an, dan memandang teknologi jamming sebagai benteng penting melawan rudal dan peluru yang mulai dikembangkan AS pada saat itu.

Meskipun senjata seperti peluru Excalibur era tahun 1990-an digunakan oleh AS untuk menimbulkan dampak yang menghancurkan di Irak dan Afghanistan, para pejabat dan analis di Washington menyimpulkan bahwa senjata tersebut kurang efektif melawan rival setara seperti Rusia.

“Rusia benar-benar hebat dalam mengganggu amunisi berpemandu," kata Wakil Menteri Pertahanan AS untuk Akuisisi dan Keberlanjutan William LaPlante kepada WSJ.

Pensiunan Jenderal AS Ben Hodges, yang pernah meramalkan bahwa senjata Barat akan membantu Ukraina merebut Crimea pada musim dingin lalu, mengatakan kepada surat kabar tersebut: “Kita mungkin membuat beberapa asumsi yang buruk karena selama 20 tahun terakhir kita meluncurkan senjata presisi terhadap orang-orang yang tidak dapat berbuat apa-apa tentang hal itu dan Rusia serta China memang memiliki kemampuan ini.”

Beberapa sistem persenjataan NATO yang paling canggih juga mengalami nasib serupa di Ukraina. Bom Diameter Kecil yang Diluncurkan di Darat (GLSDB) yang baru dikembangkan, merupakan proyek gabungan Boeing di AS dan Saab di Swedia, diberikan kepada Ukraina awal tahun ini, dan pasukan Kyiv menembakkan amunisi berpemandu GPS ini sebelum rekan-rekan Amerika mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
Bertemu Panglima TNI,...
Bertemu Panglima TNI, Kapolri Ungkap Ada yang Ingin Pecah Belah Sinergitas TNI-Polri
Febrie Adriansyah Tersangka...
Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi, Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus
Komisi III DPR: Penyerahan...
Komisi III DPR: Penyerahan Kasus Mantan Jampidsus ke Kejagung Cegah Gesekan Antarinstitusi
Berita Terkini
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved