Riwayat Karier Politik Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Terpilih Gantikan Raisi
Senin, 08 Juli 2024 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
Baru pada tahun 2001, pria yang telah berusia 69 tahun tersebut diangkat menjadi Menteri Kesehatan hingga tahun 2005. Setelah itu, dirinya terjun ke parlemen dengan menjadi Wakil Ketua Pertama mewakili Tabriz untuk periode 2016-2020.
Selain berkarier di politik, Pezeshkian dikenal sebagai ahli jantung yang terlatih. Dirinya juga sempat mengepalai Universitas Ilmu Kedokteran Tabriz, salah satu institusi medis terkemuka di Iran utara.
Pria kelahiran 29 September 1954, itu sempat mencalonkan diri sebagai Presiden Iran sebanyak dua kali, yakni di tahun 2013 dan 2021. Namun kedua pencalonannya ini berakhir dengan kegagalan.
Sepanjang kariernya di dunia politik, Pezeshkian dikenal sebagai sosok yang vokal mengenai isu-isu yang berpusat pada perempuan, termasuk kewajiban mengenakan jilbab, dan menyatakan penentangannya terhadap rancangan undang-undang parlemen tentang penerapan aturan berpakaian Islam.
Ia juga dengan gigih membela kesepakatan nuklir 2015 yang dicapai antara Iran dan negara-negara adikuasa dunia selama pemerintahan rekan reformisnya Rouhani.
Selain berkarier di politik, Pezeshkian dikenal sebagai ahli jantung yang terlatih. Dirinya juga sempat mengepalai Universitas Ilmu Kedokteran Tabriz, salah satu institusi medis terkemuka di Iran utara.
Pria kelahiran 29 September 1954, itu sempat mencalonkan diri sebagai Presiden Iran sebanyak dua kali, yakni di tahun 2013 dan 2021. Namun kedua pencalonannya ini berakhir dengan kegagalan.
Sepanjang kariernya di dunia politik, Pezeshkian dikenal sebagai sosok yang vokal mengenai isu-isu yang berpusat pada perempuan, termasuk kewajiban mengenakan jilbab, dan menyatakan penentangannya terhadap rancangan undang-undang parlemen tentang penerapan aturan berpakaian Islam.
Ia juga dengan gigih membela kesepakatan nuklir 2015 yang dicapai antara Iran dan negara-negara adikuasa dunia selama pemerintahan rekan reformisnya Rouhani.
Lihat Juga :