Rusia Selidiki Kejahatan Perang yang Dilakukan Tentara Bayaran dari Barat

Minggu, 07 Juli 2024 - 15:35 WIB
loading...
Rusia Selidiki Kejahatan...
Tentara bayaran yang bekerja untuk Ukraina melakukan pelanggaran kejahatan perang. Foto/AP
A A A
MOSKOW - Komite Investigasi Rusia mengatakan akan menyelidiki kejahatan perang yang diduga dilakukan oleh unit tentara bayaran yang berperang untuk Ukraina. Itu dikarenakan Moskow menuduh Barat mengabaikan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Kiev dalam konflik tersebut.

The New York Times menerbitkan laporan yang menggambarkan tawanan perang Rusia dieksekusi oleh Perusahaan Terpilih – sebuah unit tentara bayaran internasional yang dipimpin oleh mantan prajurit Garda Nasional Angkatan Darat AS. Dalam satu insiden, seorang tentara Rusia yang terluka parah diduga terbunuh saat menyerah dan memohon bantuan.

“Penyelidik Komite Investigasi Rusia akan menyelidiki lebih banyak kejahatan yang dilakukan oleh formasi bersenjata Ukraina,” kata badan tersebut melalui saluran Telegram mereka pada hari Sabtu. Mereka mencatat bahwa “informasi sedang diedarkan di media tentang kejahatan yang dilakukan terhadap tawanan perang Rusia yang terluka yang terbunuh dengan tembakan di kepala.”

Baca Juga: Terungkap, Tentara Bayaran Barat Habisi Tawanan Perang Rusia Tak Bersenjata

Sebelumnya pada hari yang sama, Duta Besar Rusia untuk Kejahatan Ukraina, Rodion Miroshnik, mengatakan bahwa “semua data yang dikutip oleh publikasi tersebut akan diverifikasi dan dianalisis” oleh lembaga penegak hukum.

Dia menambahkan bahwa Moskow juga akan menuntut organisasi internasional yang memiliki perwakilan di Ukraina untuk memverifikasi informasi tersebut, yang jika benar, akan memenuhi syarat “sebagai pelanggaran terhadap norma-norma dan prinsip-prinsip utama hukum humaniter, yang merupakan kejahatan perang.”

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengomentari artikel NYT, dan mencatat bahwa meskipun kekejaman rezim Kiev telah lama diketahui, media AS sebelumnya memilih untuk mengabaikan berbagai laporan pelanggaran hak asasi manusia yang disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia dan diedarkan di PBB. Dewan Keamanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Armada Ke-5 AS di Bahrain, Tembak Jatuh Drone MQ-9
Rekomendasi
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved