Profil Mohammed Naame Nasser, Komandan Senior Hizbullah yang Tewas Dirudal Israel

Jum'at, 05 Juli 2024 - 16:45 WIB
loading...
A A A
Sebagai tanggapan atas serangan tersebut, Hizbullah menembakkan lebih dari 100 roket Katyusha ke "markas besar Divisi Golan ke-210, di barak Nafah," yang terletak sekitar 20 km dari perbatasan; serta "markas besar pertahanan udara dan rudal, di barak Kila'a," yang juga terletak cukup jauh.

Serangan kedua menargetkan "markas besar Brigade ke-769 di barak Kiryat Shmona" dengan "rudal Falaq."

Pada malam harinya, Hizbullah pertama kali merilis video Nasser pada tanggal 15 Mei 1999, saat penyerbuan di lokasi Israel di Beit Yahoun, di daerah Bint Jbeil.

Video itu menyoroti perannya dalam melawan penjajahan Israel selama 22 tahun di Lebanon selatan. Israel pun dipaksa mundur pada tahun 2000.

Sosok Mohammed Naame Nasser


Partai tersebut kemudian menerbitkan beberapa bagian biografi Nasser. Lahir pada tanggal 5 Juni 1965, pada usia 59 tahun, Nasser lahir di Haddatha (Bint Jbeil).

Dia bergabung dengan jajaran Hizbullah pada tahun 1986, di mana dia mengambil bagian dalam berbagai operasi militer melawan posisi tentara musuh Israel selama penjajahan Israel di Lebanon selatan.

"Dia terluka lebih dari sekali selama operasi ini, dan pangkatnya naik secara bertahap,” ungkap Hizbullah.

Di antara prestasinya, Hizbullah menyebutkan partisipasinya dalam "respons heroik terhadap agresi Israel terhadap Lebanon pada Juli 2006," dan "perang melawan organisasi teroris di Irak dan Suriah dari 2011 hingga 2016", di mana dia terluka lagi pada 2015.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved