Dihajar Sanksi Barat karena Menginvasi Ukraina, Ekonomi Rusia Malah Meningkat
Rabu, 03 Juli 2024 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
Pada bulan Juni, AS mengumumkan bahwa mereka akan menargetkan 300 individu dan entitas tambahan yang dituduh membantu Rusia menghindari sanksi.
Selama KTT G7, negara-negara anggota sepakat untuk mengalokasikan aset Rusia yang dibekukan senilai USD300 miliar untuk memberikan modal tambahan bagi upaya perlawanan Ukraina.
Pekan lalu, Uni Eropa mengadopsi paket sanksi ke-14 terhadap negara tersebut, yang secara khusus menargetkan ekspor gas Rusia.
Meskipun para pejabat Rusia mengecam tindakan tersebut, fakta bahwa rentetan sanksi terhadap Moskow tidak mempan.
Pekan lalu, sebuah laporan yang dikeluarkan oleh sebuah lembaga think tank di Inggris menyatakan bahwa Rusia sudah lebih dari mampu untuk menambah persenjataannya, dan bahwa sanksi telah terbukti “sangat tidak efektif” dalam membatasi mesin perang Rusia.
Salah satu penulis makalah tersebut, Gary Somerville, mengatakan kepada Newsweek bahwa kontraktor pertahanan Rusia mampu melewati embargo, menggunakan “perusahaan depan” dan jalur belakang untuk menyelundupkan komponen militer ke Rusia.
Jika benar, data baru dari Bank Dunia menambah bukti bahwa Putin mampu menanggung sanksi Barat, dan bahwa perangnya di Ukraina justru memperkuat kekuatan ekonomi negara tersebut.
Selama KTT G7, negara-negara anggota sepakat untuk mengalokasikan aset Rusia yang dibekukan senilai USD300 miliar untuk memberikan modal tambahan bagi upaya perlawanan Ukraina.
Pekan lalu, Uni Eropa mengadopsi paket sanksi ke-14 terhadap negara tersebut, yang secara khusus menargetkan ekspor gas Rusia.
Meskipun para pejabat Rusia mengecam tindakan tersebut, fakta bahwa rentetan sanksi terhadap Moskow tidak mempan.
Pekan lalu, sebuah laporan yang dikeluarkan oleh sebuah lembaga think tank di Inggris menyatakan bahwa Rusia sudah lebih dari mampu untuk menambah persenjataannya, dan bahwa sanksi telah terbukti “sangat tidak efektif” dalam membatasi mesin perang Rusia.
Salah satu penulis makalah tersebut, Gary Somerville, mengatakan kepada Newsweek bahwa kontraktor pertahanan Rusia mampu melewati embargo, menggunakan “perusahaan depan” dan jalur belakang untuk menyelundupkan komponen militer ke Rusia.
Jika benar, data baru dari Bank Dunia menambah bukti bahwa Putin mampu menanggung sanksi Barat, dan bahwa perangnya di Ukraina justru memperkuat kekuatan ekonomi negara tersebut.
(mas)
Lihat Juga :