Jet Tempur Rusia dan Pesawat Pengintai AS Terlibat Insiden di Laut Hitam

Sabtu, 22 Agustus 2020 - 06:19 WIB
loading...
Jet Tempur Rusia dan...
Jet tempur Su-30SM Rusia. Foto/The Aviation
A A A
MOSKOW - Sebuah jet tempur Su-30SM milik Rusia mencegat pesawat pengintai Boeing RC-135 Amerika Serikat (AS) di Laut Hitam. Hal itu diungkapkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia.

Menurut pernyataan dari Pusat Kontrol Pertahanan Nasional Rusia, pesawat AS mendekati perbatasan negara. Pernyataan itu mencatat bahwa jet tempur Su-30 SM mencegah pesawat AS melanggar perbatasan Rusia.

(Baca juga : Kalah KO Ronde 5, Dillian Whyte: Berikan Aku Pertarungan Ulang Itu! )

Pusat Kontrol Pertahanan Nasional Rusia mengatakan bahwa jet Su-30SM mendekati pesawat AS pada jarak yang aman dan setelah berbalik, pesawat tersebut kembali ke pangkalan udaranya.

"Penerbangan dan intersepsi pesawat pengintai dilakukan secara ketat sesuai dengan aturan internasional tentang penggunaan wilayah udara," kata Pusat Kontrol Pertahanan Nasional Rusia dalam pernyataannya seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (22/8/2020). (Baca: Jet Tempur Su-27 Rusia Cegat 2 Pesawat Pengintai AS di Laut Hitam )

Perkembangan itu terjadi setelah jet tempur Rusia beberapa kali pada awal pekan ini mencegat pesawat Inggris, Prancis, dan AS yang melakukan misi pengintaian di Laut Hitam dekat perbatasan Rusia.

Pesawat P-8 Poseidon dan RC-135 AS dicegat oleh militer Rusia pada 19 Agustus. Pada hari yang sama, RC-135 AS dicegat oleh Su-27 di atas wilayah Baltik dekat perbatasan negara. (Baca: Lagi, Jet Tempur Su-27 Rusia Cegat dan Usir Pesawat Mata-mata AS )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal Nuklir dari Kapal Selam, AS hingga Australia Panik
Iran Tembak Kapal Tanker...
Iran Tembak Kapal Tanker di Selat Hormuz, AS Akan Balas
Rekomendasi
PBNU Tetapkan Ponpes...
PBNU Tetapkan Ponpes Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
Berita Terkini
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved