Trump Ejek Konvensi Partai Demokrat: Paling Suram dalam Sejarah

Sabtu, 22 Agustus 2020 - 04:37 WIB
loading...
A A A
Sementara itu Wakil Presiden Mike Pence mengatakan Konvensi Nasional Partai Republik minggu depan akan fokus pada apa yang telah dicapai Trump, termasuk pada ekonomi dan respon terhadap virus Corona.

Pence menjanjikan fokus besar Partai Republik pada dukungannya untuk hukum dan ketertiban. Ia mengatakan Demokrat telah gagal untuk mengakui kekerasan yang melanda beberapa kota di AS.

"Kami akan memastikan bahwa rakyat Amerika melihat pilihan di sini," kata Pence.

Baik Trump dan Pence menyalahkan pecahnya kekerasan pada sayap kiri radikal, yang mereka coba kaitkan dengan Biden dan pasangannya, Senator California Kamala Harris.

Trump menjelaskan setelah kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam di Minneapolis, dan protes yang bermunculan di seluruh negeri menyerukan perubahan pada kepolisian bahwa dia berpihak pada penegakan hukum.

“Kami tidak harus membuat pilihan antara mendukung penegakan hukum dan mendukung keluarga Afro-Amerika kami. Keduanya sudah kami lakukan sejak awal pemerintahan ini. Kami akan terus melakukan keduanya," ujarnya.

“Bersiaplah untuk mendengar yang banyak tentang itu minggu depan,” serunya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Bocor Surat Gianni Infantino...
Bocor Surat Gianni Infantino untuk Argentina usai Final Piala Dunia 2026, Isinya Bikin Heboh
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
KPK Geledah Rumah Kadis...
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu, Sita Uang Rp4 Miliar
Berita Terkini
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved