Biadabnya Zionis, Warga Palestina Ditembak Lalu Diikat di Kap Mobil Militer Israel
Rabu, 26 Juni 2024 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
This risks being the end of multilateralism, which for some influential member states no longer serves any relevant purpose.… https://t.co/swwjiuJYmG — Francesca Albanese, UN Special Rapporteur oPt (@FranceskAlbs) June 22, 2024
Francesca Albanese, pelapor khusus PBB untuk situasi hak asasi manusia di wilayah Palestina, mengatakan Israel telah menggunakan Abbadi sebagai tameng manusia.
"#HumanShielding sedang beraksi," tulis Albanese di X.
Abbadi mengatakan kepada AFP, saat dalam pemulihan di rumah sakit, dia dipukul dan terluka saat melangkah keluar dari rumah pamannya di Jabriyat, lingkungan Jenin.
"Saya mencoba mundur dan masuk ke dalam rumah, tetapi mereka mulai menembaki dan mengenai tangan. Ketika mereka (tentara) tiba, mereka menginjak kepala saya dan mengenai wajah saya, kaki dan tangan saya yang terluka," ujar Abbadi. "Mereka tertawa dan bermain saat memukul saya."
Dia mengatakan tentara Israel mengangkatnya dan melemparkannya ke tanah sebelum mengikatnya ke kap mobil jip, yang menyebabkannya mengalami "luka bakar di punggungnya dari leher hingga punggung bawah" menurut seorang dokter di Rumah Sakit Ibn Sina.
Sejumlah pengguna media sosial mengkritik pelaporan insiden tersebut, dengan mencatat banyak media di masa lalu melaporkan klaim Israel bahwa Hamas menggunakan perisai manusia selama serangan di Jalur Gaza.