Ukraina Serang Crimea dengan Rudal ATACMS Tewaskan 4 Orang, Rusia Salahkan AS
Senin, 24 Juni 2024 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
Kota pelabuhan Laut Hitam dan pangkalan Angkatan Laut di semenanjung Crimea dianeksasi oleh Rusia pada tahun 2014 tetapi masih diakui secara internasional sebagai bagian dari Ukraina.
Sevastopol sering mendapat serangan dari Ukraina, namun serangan hari Minggu kemarin sangat mematikan.
Razvozhayev mengatakan serangan itu melanda Uchkuyevka, sebuah daerah dengan pantai berpasir dan hotel.
Video yang di-posting di media sosial menunjukkan orang-orang berlarian dari pantai ketika ledakan terjadi dan orang-orang yang mengenakan pakaian renang membawa tandu. Video itu belum bisa diverifikasi secara independen.
Saluran berita lokal ChP Sevastopol, mengutip para saksi, melaporkan bahwa seorang wanita tua terbunuh saat dia berenang di laut.
Washington mengatakan pada bulan April bahwa mereka telah menyediakan sistem rudal jarak jauh ATACMS untuk Kyiv, yang telah lama mendesak sekutunya untuk menyediakan senjata yang memungkinkannya menyerang Rusia lebih jauh dari garis depan.
Baik Amerika Serikat maupun Ukraina tidak mengomentari serangan di Sevastopol.
Komite Investigasi Rusia, yang menyelidiki kejahatan besar, mengatakan pihaknya membuka penyelidikan terhadap “aksi teroris”.
Sevastopol sering mendapat serangan dari Ukraina, namun serangan hari Minggu kemarin sangat mematikan.
Razvozhayev mengatakan serangan itu melanda Uchkuyevka, sebuah daerah dengan pantai berpasir dan hotel.
Video yang di-posting di media sosial menunjukkan orang-orang berlarian dari pantai ketika ledakan terjadi dan orang-orang yang mengenakan pakaian renang membawa tandu. Video itu belum bisa diverifikasi secara independen.
Saluran berita lokal ChP Sevastopol, mengutip para saksi, melaporkan bahwa seorang wanita tua terbunuh saat dia berenang di laut.
Washington mengatakan pada bulan April bahwa mereka telah menyediakan sistem rudal jarak jauh ATACMS untuk Kyiv, yang telah lama mendesak sekutunya untuk menyediakan senjata yang memungkinkannya menyerang Rusia lebih jauh dari garis depan.
Baik Amerika Serikat maupun Ukraina tidak mengomentari serangan di Sevastopol.
Komite Investigasi Rusia, yang menyelidiki kejahatan besar, mengatakan pihaknya membuka penyelidikan terhadap “aksi teroris”.
Lihat Juga :