Rusia Ingin Kerahkan Pesawat Generasi Ke-6 Pada 2050, tapi Jet Siluman Su-57-nya Absen Perang Ukraina

Minggu, 23 Juni 2024 - 09:56 WIB
loading...
A A A
Pada November 2023, seorang pejabat senior penerbangan Rusia mengatakan bahwa belum ada keputusan yang diambil mengenai apakah pesawat tempur generasi keenam akan berawak atau tidak.

“Dua tahun lalu, sebuah meja bundar diselenggarakan di Angkatan Darat mengenai masalah pembuatan kompleks penerbangan generasi keenam,” kata Sergei Korotkov, seorang desainer papan atas di United Aircraft Corporation milik negara Rusia, kepada TASS.

“Baik militer maupun lembaga yang terlibat dalam pembangunan pesawat terbang diundang ke meja bundar; spesialis dari Moscow Institute dan United Aircraft Corporation juga hadir. Hasilnya adalah kami, pada kenyataannya, tidak setuju.”

Korotkov tampaknya yakin bahwa jet generasi berikutnya akan beroperasi sebagai sebuah tim dengan drone.

Dia juga mengatakan, “Arah lebih lanjut dari pengembangan teknologi penerbangan jangka panjang adalah untuk meningkatkan kinerja penerbangan, kemampuan untuk beradaptasi dengan sistem kontrol dan keterlibatan tempur lainnya, kemampuan manuver yang tinggi, keserbagunaan, uji coba yang optimal, dan penggunaan multi-mode pembangkit listrik.”

Menariknya, Fedosov, direktur sains di State Research Institute of Aviation Systems, menyatakan bahwa jet modern menjadi terlalu rumit dan mahal.

“Melangkah lebih jauh berdasarkan logika komplikasi adalah praktik yang kejam,” tulisnya. “Dan semakin besar dan berat pesawatnya, semakin mahal harganya.”

Ini adalah pertanyaan sulit bagi negara mana pun. Namun Rusia juga harus menghadapi permasalahan yang tidak bisa dihadapi oleh negara lain.

Mereka harus mengembangkan jet tempur mutakhir sambil berperang di Ukraina yang menghabiskan sumber daya, dan sementara sanksi internasional membatasi impor komponen elektronik penting yang dibutuhkan pesawat tempur masa depan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Sidang Tuntutan Dalang...
Sidang Tuntutan Dalang Pembunuhan Kacab Bank Ditunda
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
Pesawat Pengebom Rusia...
Pesawat Pengebom Rusia Dicegat Jet Tempur Siluman F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved