Petinggi Militer Israel Akui Jaringan Terowongan di Rafah Tanpa Ujung
Jum'at, 21 Juni 2024 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, semakin banyak warga Palestina yang mengungsi akibat pemboman Israel dari daerah Al-Mawasi di kota Rafah pada Rabu (19/6/2024), Anadolu melaporkan.
Menurut saksi mata, “ratusan” warga Palestina melarikan diri ke Deir Al-Balah dan Khan Yunis.
“Tentara Israel mengklasifikasikan Al-Mawasi sebagai zona aman tetapi tadi malam menargetkan daerah tersebut dengan peluru dan tembakan,” ungkap Khaled Sheikh Eid (41).
“Tentara membunuh delapan anggota keluarga Abu Amra dan melukai anggota keluarga saya sendiri. jadi kami memutuskan pindah ke tempat lain, karena khawatir akan nyawa kami,” papar dia.
Baca juga: Jaringan Terowongan Hizbullah di Lebanon Lebih Luas Dibandingkan Terowongan Hamas
Menurut Ghassan Daher (35), “Israel menggunakan drone quadcopter yang menembaki kami. Tentara Israel menargetkan tenda kami, yang menyebabkan saya terluka oleh pecahan peluru.”
Dia juga menegaskan, “Kawasan tersebut dimaksudkan sebagai zona aman. Namun itu menjadi sasaran.”
Menurut saksi mata, “ratusan” warga Palestina melarikan diri ke Deir Al-Balah dan Khan Yunis.
“Tentara Israel mengklasifikasikan Al-Mawasi sebagai zona aman tetapi tadi malam menargetkan daerah tersebut dengan peluru dan tembakan,” ungkap Khaled Sheikh Eid (41).
“Tentara membunuh delapan anggota keluarga Abu Amra dan melukai anggota keluarga saya sendiri. jadi kami memutuskan pindah ke tempat lain, karena khawatir akan nyawa kami,” papar dia.
Baca juga: Jaringan Terowongan Hizbullah di Lebanon Lebih Luas Dibandingkan Terowongan Hamas
Menurut Ghassan Daher (35), “Israel menggunakan drone quadcopter yang menembaki kami. Tentara Israel menargetkan tenda kami, yang menyebabkan saya terluka oleh pecahan peluru.”
Dia juga menegaskan, “Kawasan tersebut dimaksudkan sebagai zona aman. Namun itu menjadi sasaran.”
Lihat Juga :