Inggris: Kabar Tokoh Oposisi Rusia Koma karena Diracun Sangat Mengkhawatirkan

Kamis, 20 Agustus 2020 - 22:56 WIB
loading...
Inggris: Kabar Tokoh...
Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab mengatakan, dia sangat prihatin dengan laporan bahwa pemimpin oposisi Rusia, Alexei Navalny saat ini tengah menjalani perawatan serius, karena diduga diracun. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab mengatakan, dia sangat prihatin dengan laporan bahwa pemimpin oposisi Rusia, Alexei Navalny saat ini tengah menjalani perawatan serius, karena diduga diracun. Navelny dilaporkan saat ini dalam kondisi koma.

"Saya sangat prihatin dengan laporan bahwa pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny telah diracuni dalam penerbangan ke Moskow dan sekarang dalam keadaan koma dalam perawatan intensif," kata Raab.

"Pikiran saya bersama dia dan keluarganya," sambungnya dalam sebuah pernyataan di akun Twitternya, seperti dilansir Reuters pada Kamis (20/8/2020). ( Baca juga: Viral, Pasangan Kekasih Ketahuan Bercinta di Bioskop Inggris )

Sebelumnya, Juru bicara Navalny, Kira Yarmys menuturkan, Navalny mulai merasa sakit ketika sedang dalam perjalanan kembali ke Moskow dari Tomsk di Siberia. Dia lalu dibawa dari pesawat dengan tandu setelah melakukan pendaratan darurat di Omsk.

"Dia berada dalam perawatan intensif dan menggunakan ventilator paru buatan di rumah sakit Omsk. Kami berasumsi bahwa dia diracuni dengan sesuatu yang dicampur ke dalam tehnya. Itu satu-satunya yang dia minum di pagi hari, dia sekarang tidak sadarkan diri," ucap Yarmys.

Dokter, jelas Yarmys, memberikan informasi yang kontradiktif tentang kondisinya, mengatakan bahwa kondisinya telah stabil. Tetapi, ucapnya, dokter juga mengatakan bahwa masih ada ancaman terhadap hidupnya dan mereka bekerja untuk menyelamatkannya.

Yarmysh tidak mengatakan siapa yang dia yakini mungkin telah meracuni Navalny. Tetapi, dia mengatakan polisi telah dipanggil ke rumah sakit. ( Baca juga: Ditemukan Teman Wanitanya Bule Inggris Tewas di Kamar Kost )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved