Inilah 6 Capres Iran untuk Gantikan Raisi, Ahmadinejad Tersingkir

Senin, 10 Juni 2024 - 08:15 WIB
loading...
A A A
Setelah mendaftarkan pencalonannya di Kementerian Dalam Negeri awal bulan ini, Ghalibaf berjanji akan meningkatkan perekonomian jika terpilih.

Tokoh penting lainnya dalam daftar capres adalah mantan wakil menteri luar negeri dan perunding nuklir Jalili.

Dikenal karena sikap negosiasinya yang tidak fleksibel, pria berusia 58 tahun ini adalah seorang kritikus setia perjanjian nuklir tahun 2015 antara Iran dan negara-negara besar.

Pada pilpes 2021, dia mundur dari pencalonan presiden untuk memberikan dukungannya pada pencalonan Raisi.

Pezeshkian, satu-satunya kandidat yang tidak terkait dengan faksi konservatif, menjabat sebagai anggota Parlemen yang mewakili kota Tabriz di barat laut di Parlemen. Dia sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua Parlemen dan, sebelumnya, sebagai menteri kesehatan.

Dukungan Pezeshkian oleh Dewan Wali mungkin merupakan upaya pihak berwenang untuk meningkatkan partisipasi pemilih, yang telah menurun dalam pilpres sebelumnya.

Selama pilpres tahun 2021, yang menghasilkan Raisi menjadi presiden, Dewan Wali mendiskualifikasi calon kandidat yang dapat menantang Raisi.

Pilpres tersebut mencatat rekor jumlah pemilih yang rendah, yaitu hanya 48,8 persen. Republik Islam Iran secara tradisional mengandalkan jumlah pemilih untuk menunjukkan legitimasinya.

Pesaing lainnya adalah Wali Kota Teheran Alireza Zakani, yang mendaftar untuk pilpres 2021 tetapi akhirnya mengundurkan diri dari pemilihan presiden untuk mendukung pencalonan Raisi.

Zakani mengindikasikan pada hari Minggu bahwa dia tidak berniat mundur dari pencalonan kali ini, dengan mengatakan dalam sebuah postingan di platform media sosial X: “Pada pemilihan 2024, saya akan bertahan dan bersaing sampai akhir untuk melanjutkan jalur [Raisi].”

Kandidat lain yang disetujui termasuk wakil presiden petahana dan ketua Yayasan Martir Amirhossein Ghazizadeh-Hashemi, yang berkompetisi dalam pemilihan presiden tahun 2021 tetapi memperoleh suara paling sedikit di antara empat kandidat, bersama dengan mantan menteri dalam negeri dan ulama Mostafa Pourmohammadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Trump Tuduh Rusia Ikut...
Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Rekomendasi
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved