Profil Yolanda Sanchez, Wali Kota yang Ditembak Mati usai Meksiko Miliki Presiden Baru
Jum'at, 07 Juni 2024 - 14:49 WIB
loading...
A
A
A
Pembunuhan terhadap wali kota perempuan tersebut telah memperburuk catatan pemilu Meksiko, di mana sudah banyak kandidat pemimpin dibunuh oleh organisasi kriminal selama musim kampanye dalam upaya memengaruhi pemungutan suara.
Meksiko terkenal sebagai salah satu negara yang memiliki tingkat pembunuhan tertinggi di dunia, dan menjadi wilayah yang berbahaya bagi perempuan, dengan data menunjukkan sekitar 10 perempuan dibunuh setiap hari dan lebih dari 100.000 orang masih dinyatakan menghilang tanpa diketahui nasibnya.
Menurut lembaga think tank Mexico Evalua, sekitar 95 persen dari seluruh kejahatan nasional tidak terselesaikan di negara tersebut pada tahun 2022.
Terlepas dari tingginya kasus pembunuhan dan orang hilang di Meksiko, semua mata kini tengah tertuju pada sosok Wali Kota Yolanda Sanchez. Dia merupakan Wali Kota Cotija di negara bagian Michoacán, Meksiko.
Dia telah memimpin kota Cotija sejak 2021. Dia adalah perempuan pertama dalam sejarah yang pernah memimpin wilayah di negara bagian Michoacán tersebut.
Pada saat pembunuhan, wali kota tersebut disergap oleh orang-orang bersenjata di pusat Cotija. Media lokal melaporkan bahwa dia ditembak 19 kali dan meninggal di rumah sakit tak lama setelah serangan itu. Pengawalnya juga tewas dalam baku tembak.
Meksiko terkenal sebagai salah satu negara yang memiliki tingkat pembunuhan tertinggi di dunia, dan menjadi wilayah yang berbahaya bagi perempuan, dengan data menunjukkan sekitar 10 perempuan dibunuh setiap hari dan lebih dari 100.000 orang masih dinyatakan menghilang tanpa diketahui nasibnya.
Menurut lembaga think tank Mexico Evalua, sekitar 95 persen dari seluruh kejahatan nasional tidak terselesaikan di negara tersebut pada tahun 2022.
Profil Wali Kota Yolanda Sanchez
Terlepas dari tingginya kasus pembunuhan dan orang hilang di Meksiko, semua mata kini tengah tertuju pada sosok Wali Kota Yolanda Sanchez. Dia merupakan Wali Kota Cotija di negara bagian Michoacán, Meksiko.
Dia telah memimpin kota Cotija sejak 2021. Dia adalah perempuan pertama dalam sejarah yang pernah memimpin wilayah di negara bagian Michoacán tersebut.
Pada saat pembunuhan, wali kota tersebut disergap oleh orang-orang bersenjata di pusat Cotija. Media lokal melaporkan bahwa dia ditembak 19 kali dan meninggal di rumah sakit tak lama setelah serangan itu. Pengawalnya juga tewas dalam baku tembak.
Lihat Juga :