Mengapa PBB Belum Sanggup Hentikan Genosida Israel pada Warga Palestina?

Jum'at, 31 Mei 2024 - 17:38 WIB
loading...
A A A
PBB harus mempertimbangkan banyak aspek sebelum mengambil tindakan, dan seringkali ini memperlambat respons mereka.

4. Keterbatasan Intervensi Militer


PBB tidak memiliki kekuatan militer sendiri untuk menghentikan konflik. Mereka bergantung pada negara-negara anggota untuk menyediakan pasukan perdamaian.

Namun, dalam kasus Israel-Palestina, intervensi militer menjadi sangat rumit dan berisiko tinggi.

5. Konflik Kepentingan


Beberapa negara anggota PBB memiliki kepentingan yang berbeda dalam konflik ini. Ketidaksepakatan ini menghambat upaya bersama untuk menghentikan genosida dan mencapai perdamaian yang berkelanjutan.

Negara-negara Barat, yang dipimpin Amerika Serikat (AS), memiliki kepentingan menjaga hubungan dengan Israel. Adapun mayoritas negara anggota PBB lainnya lebih mendukung Palestina yang telah mengalami penderitaan sejak penjajahan Israel pada 1948 hingga sekarang.

Konflik kepentingan di tingkat internasional inilah yang membuat genosida yang dilakukan Israel di Gaza terus berlanjut tanpa kejelasan kapan berakhirnya.

6. AS Pendukung dan Pelindung Utama Israel


Amerika Serikat (AS) memiliki sejarah yang kompleks dalam menghadapi resolusi yang menargetkan Israel di Dewan Keamanan PBB.

AS merupakan pendukung Israel secara politik dan militer. AS adalah sekutu dekat Israel dan memiliki hubungan strategis yang kuat. AS cenderung melindungi kepentingan Israel di berbagai forum internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Berita Terkini
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved