Nikki Haley Dinilai Bejat usai Tulis 'Habisi Mereka' pada Bom Israel Penghancur Gaza
Kamis, 30 Mei 2024 - 10:28 WIB
loading...
A
A
A
“Tidak ada yang bisa dilihat di sini, hanya politisi favorit AIPAC, Nikki Haley, yang merayakan kematian dan kehancuran di Gaza dengan rudal bertanda tangan,” tulis IfNotNow, sebuah kelompok Yahudi AS yang mendukung hak-hak Palestina, di media sosial, seperti dikutip Salon, Kamis (30/5/2024).
“Menjijikkan sekali,” tulis Alon-Lee Green, direktur Gerakan Yahudi-Arab untuk Perdamaian, Kesetaraan & Keadilan Sosial di Israel.
Dalam posting-an tersebut, Green memohon kepada warga Amerika untuk mengambil kembali “politisi kotor yang mempromosikan kematian”.
Alec Karakatsanis, seorang pengacara hak-hak sipil Amerika, menulis bahwa pesan Haley adalah "salah satu hal paling bejat yang pernah saya lihat."
Waktu penandatanganan senjata perang oleh Haley meningkatkan kemarahan. Pada Minggu malam, Israel mengebom tenda-tenda pengungsi Palestina di “zona aman” Rafah, menewaskan sedikitnya 45 warga sipil, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut serangan itu sebagai “kesalahan tragis", namun militer Israel kemudian membunuh sedikitnya 21 warga sipil Palestina dalam serangan serupa di sebuah kamp pengungsi di Jalur Gaza selatan pada hari Selasa.
“Menjijikkan sekali,” tulis Alon-Lee Green, direktur Gerakan Yahudi-Arab untuk Perdamaian, Kesetaraan & Keadilan Sosial di Israel.
Dalam posting-an tersebut, Green memohon kepada warga Amerika untuk mengambil kembali “politisi kotor yang mempromosikan kematian”.
Alec Karakatsanis, seorang pengacara hak-hak sipil Amerika, menulis bahwa pesan Haley adalah "salah satu hal paling bejat yang pernah saya lihat."
Waktu penandatanganan senjata perang oleh Haley meningkatkan kemarahan. Pada Minggu malam, Israel mengebom tenda-tenda pengungsi Palestina di “zona aman” Rafah, menewaskan sedikitnya 45 warga sipil, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut serangan itu sebagai “kesalahan tragis", namun militer Israel kemudian membunuh sedikitnya 21 warga sipil Palestina dalam serangan serupa di sebuah kamp pengungsi di Jalur Gaza selatan pada hari Selasa.
Lihat Juga :