Rouhani Tuding AS Berusaha Kerdilkan Peran Ulama di Iran

Rabu, 06 Maret 2019 - 23:15 WIB
Rouhani Tuding AS Berusaha...
Rouhani Tuding AS Berusaha Kerdilkan Peran Ulama di Iran
A A A
TEHERAN - Presiden Iran, Hassan Rouhani menuduh Amerika Serikat (AS) merencanakan untuk menggunakan tekanan ekonomi untuk menggulingkan peran ulama di Iran. Dia juga mengesampingkan kemungkinan pembicaraan dengan Washington.

"Iran dalam perang ekonomi dan psikologis dengan Amerika dan sekutu-sekutunya. Tujuan mereka adalah untuk mengubah rezim tetapi keinginan mereka tidak akan terwujud," kata Rouhani dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Rabu (6/3).

Ketegangan AS dan Iran muncul kembali setelah Donald Trump menarik Washington dari perjanjian 2015, yang mengekang aktivitas nuklir Iran. Trump mengatakan kesepakatan itu cacat karena tidak mengekang program rudal balistik Iran atau dukungan untuk proxy di Suriah, Yaman, Libanon dan Irak.

Washington kemudian menerapkan kembali sanksi terhadap Iran yang dicabut pada tahun 2016 berdasarkan kesepakatan. Sanksi ini menyebabkan jatuhnya mata uang Iran, inflasi yang merajalela, dan pelarian investor asing yang sangat dibutuhkan oleh Teheran untuk memodernisasi ekonominya.

Peserta lain dari kesepakatan yakni Inggris, Jerman, Prancis, Rusia dan China menentang pengembalian sanksi keuangan dan minyak AS dan berusaha menyelamatkan kesepakatan 2015 dengan mencari cara untuk melakukan bisnis dengan Teheran, salah satunya transaksi dengan mata uang masing-masing negara.

Pemerintah Iran mengatakan bahwa pemerintahan Trump diam-diam menyuarakan kesediaan untuk mengadakan pembicaraan dengan Iran. Namun, Rouhani menegaskan pintu negosiasi dengan Washington telah tertutup.

"Tidak ada kemungkinan memasuki negosiasi dengan Amerika. Mereka ingin membawa Iran kembali ke 40 tahun lalu, ke era sebelum Revolusi Islam. AS menginginkan perubahan rezim. Bangsa dan pemimpin kita bersatu melawan musuh-musuh kita dan kita akan melanjutkan jalan kemerdekaan dan kebebasan kita," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
1 menit yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
1 jam yang lalu
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
2 jam yang lalu
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
2 jam yang lalu
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
2 jam yang lalu
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved