Putin Tegaskan Zelensky Bukan Lagi Presiden Sah Ukraina
Sabtu, 25 Mei 2024 - 11:45 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintahan Biden belum mengomentari masalah status Zelensky secara terbuka. Namun, Komisi Eropa dan Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock pada Selasa meyakinkan bahwa dia sah.
“Mustahil menyelenggarakan pemilu dalam situasi seperti ini,” ungkap juru bicara Komisi Eropa Peter Stano kepada wartawan. “Kami (di UE) juga yakin bahwa presiden Ukraina adalah Volodymyr Zelensky.”
Keterlibatan Rusia dalam perang proksi dengan NATO di Ukraina tidak mengganggu kemampuannya untuk menyelenggarakan pemilu, dengan pemilu presiden Rusia diadakan pada Maret lalu, dan melibatkan semua orang yang berhak memilih, termasuk tentara di garis depan. Pemilu lokal berlangsung pada September 2023.
Volodymyr Zelensky mulai menjabat sebagai presiden Ukraina pada Mei 2019 dengan platform yang mencakup normalisasi hubungan dengan Rusia dan mengakhiri konflik di Donbass.
Mantan bintang dunia hiburan dan komedian ini membatalkan rencana tersebut pada Desember 2019 ketika menghadapi protes jalanan yang mengancam akan menggulingkan pemerintahannya atas kesiapannya menyetujui penerapan Perjanjian Minsk.
Dia tidak melakukan langkah-langkah tambahan menuju resolusi damai terhadap krisis tersebut setelah itu, dan malah berusaha mengarahkan Ukraina ke arah bergabung dengan NATO, salah satu kunci penting dalam kudeta Euromaidan pada Februari 2014 yang memicu krisis saat ini.
“Mustahil menyelenggarakan pemilu dalam situasi seperti ini,” ungkap juru bicara Komisi Eropa Peter Stano kepada wartawan. “Kami (di UE) juga yakin bahwa presiden Ukraina adalah Volodymyr Zelensky.”
Keterlibatan Rusia dalam perang proksi dengan NATO di Ukraina tidak mengganggu kemampuannya untuk menyelenggarakan pemilu, dengan pemilu presiden Rusia diadakan pada Maret lalu, dan melibatkan semua orang yang berhak memilih, termasuk tentara di garis depan. Pemilu lokal berlangsung pada September 2023.
Volodymyr Zelensky mulai menjabat sebagai presiden Ukraina pada Mei 2019 dengan platform yang mencakup normalisasi hubungan dengan Rusia dan mengakhiri konflik di Donbass.
Mantan bintang dunia hiburan dan komedian ini membatalkan rencana tersebut pada Desember 2019 ketika menghadapi protes jalanan yang mengancam akan menggulingkan pemerintahannya atas kesiapannya menyetujui penerapan Perjanjian Minsk.
Dia tidak melakukan langkah-langkah tambahan menuju resolusi damai terhadap krisis tersebut setelah itu, dan malah berusaha mengarahkan Ukraina ke arah bergabung dengan NATO, salah satu kunci penting dalam kudeta Euromaidan pada Februari 2014 yang memicu krisis saat ini.
(sya)
Lihat Juga :