Tanda sebagai Keturunan Nabi Muhammad, Peti Mati Jenazah Presiden Ebrahim Raisi Dibalut dengan Sorban Hitam

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:26 WIB
loading...
A A A
Turut diharapkan menghadiri upacara pemakaman di Teheran adalah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan delegasi Taliban Afghanistan, termasuk Menteri Luar Negeri mereka Amir Khan Mutaqqi. Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani juga terbang untuk menghadiri upacara tersebut, bersama dengan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan.

Bahkan Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry melakukan perjalanan ke Teheran, meski hubungan diplomatik antar negara terputus setelah revolusi 1979. Mesir dan Iran baru-baru ini membahas pemulihan hubungan.

Namun yang penting, tidak ada presiden Iran yang masih hidup – selain Khamenei – yang terlihat dalam tayangan doa di televisi pemerintah. Mereka termasuk Mohammad Khatami yang reformis, Mahmoud Ahmadinejad yang garis keras, dan Hassan Rouhan yang relatif moderat, semua individu yang mempertahankan status politik dalam sistem politik Iran yang dikontrol ketat.

Pihak berwenang tidak memberikan penjelasan atas ketidakhadiran mereka dalam acara tersebut, yang terjadi beberapa minggu menjelang pemilihan presiden yang direncanakan pada 28 Juni. Sampai saat ini, tidak ada kandidat yang jelas-jelas favorit untuk posisi tersebut di kalangan elit politik Iran – khususnya tidak ada ulama Syiah, seperti Raisi.

Pemerintahan teokrasi Iran mengumumkan lima hari berkabung atas kecelakaan yang terjadi pada hari Minggu, dan mendorong masyarakat untuk menghadiri sesi berkabung publik. Biasanya, pegawai pemerintah dan anak-anak sekolah menghadiri acara-acara tersebut secara massal, sementara yang lain mengambil bagian karena patriotisme, rasa ingin tahu, atau untuk menyaksikan peristiwa bersejarah.

Apakah Raisi, Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian, dan lainnya berasal dari kelompok yang sama masih menjadi pertanyaan, terutama karena Raisi tewas dalam kecelakaan helikopter, memenangkan jabatannya dalam pemilihan presiden dengan jumlah pemilih terendah dalam sejarah negara tersebut, dan memimpin tindakan keras terhadap semua perbedaan pendapat.

Jaksa telah memperingatkan orang-orang agar tidak menunjukkan tanda-tanda di depan umum untuk merayakan kematiannya dan kehadiran pasukan keamanan dalam jumlah besar terlihat di jalan-jalan Teheran sejak kecelakaan itu.

Raisi, 63 tahun, telah dibahas sebagai calon penerus pemimpin tertinggi Iran, Khamenei yang berusia 85 tahun. Satu-satunya orang yang diusulkan adalah putra Khamenei yang berusia 55 tahun, Mojtaba. Namun, ada kekhawatiran yang muncul mengenai posisi yang akan diberikan kepada anggota keluarga, terutama setelah revolusi menggulingkan monarki turun-temurun Pahlavi milik Shah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Tips MotionTrade: 4...
Tips MotionTrade: 4 Langkah Wajib Saat Terindikasi Penipuan Investasi
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Berita Terkini
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Infografis
Menghina Rakyatnya dengan...
Menghina Rakyatnya dengan Sebutan Babi, Presiden Polandia Digugat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved