Deretan Reaksi Pemimpin Dunia atas Tewasnya Presiden Iran Ebrahim Raisi dalam Kecelakaan Helikopter

Senin, 20 Mei 2024 - 15:31 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Tidak Ada Panggilan Mayday dari Pilot Helikopter Presiden Iran Ebrahim Raisi, Kenapa Itu Bisa Terjadi?

PM Uni Emirat Arab Sheik Mohammed bin Rashid Al-Maktoum

“Hati kami menyertai Anda di masa sulit ini. Doa kami semoga Tuhan menyelimuti mereka dengan rahmat-Nya yang melimpah dan menempatkan mereka di surga-Nya yang luas.”

Presiden Suriah Bashar Al-Assad

Dalam pernyataan belasungkawanya, Assad menegaskan solidaritas Suriah terhadap Republik Islam Iran dan keluarga korban tewas, dan menambahkan bahwa dedikasi Raisi terhadap pekerjaan dan tugasnya telah membawanya ke Azerbaijan Timur untuk meresmikan proyek penting bagi negaranya, tempat ia berada. mati syahid dalam menjalankan tugas.

Assad menambahkan bahwa Suriah telah bekerja sama dengan mendiang presiden tersebut untuk memastikan hubungan strategis antara Suriah dan Iran tetap sejahtera, mengingat kunjungan penting Raisi ke Suriah sebagai bagian dari peningkatan hubungan demi kepentingan kedua negara.

PM India Narendra Modi

“Sangat sedih dan terkejut atas meninggalnya Ebrahim Raisi, Presiden Republik Islam Iran secara tragis. Kontribusinya dalam memperkuat hubungan bilateral India-Iran akan selalu dikenang."

“Saya turut berbela sungkawa yang tulus kepada keluarganya dan rakyat Iran. India berdiri bersama Iran di saat duka ini.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Perang Meluas, Kelompok...
Perang Meluas, Kelompok Houthi Serang Arab Saudi
Rekomendasi
Bentuk Tim Penyidik...
Bentuk Tim Penyidik Khusus Usut Kasus Febrie, Kejagung: 9 Penyidik, Mayoritas Jaksa Alumni KPK
Statistik Ungkap Rahasia...
Statistik Ungkap Rahasia Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Berita Terkini
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved