Mengapa Para Pensiunan Jenderal Mengendalikan Politik di Israel?

Minggu, 19 Mei 2024 - 22:55 WIB
loading...
A A A
“Para pemimpin organisasi teroris perlu mengetahui bahwa Ahmed Jabari bukanlah yang pertama, dan dia juga mungkin yang terakhir,” Gantz memperingatkan.

Tanpa memberikan rincian lebih lanjut, ia bersumpah untuk “berjuang untuk perdamaian” dan – jika hal itu tidak mungkin – untuk membentuk “realitas baru.” Dia mengatakan dia akan memperkuat blok pemukiman di Tepi Barat dan mempertahankan kendali atas Lembah Yordan, bagian strategis dari Tepi Barat yang diduduki Palestina yang ingin dijadikan jantung negara masa depan mereka.

Sebuah iklan TV untuk pesta Gantz menunjukkan rekaman udara dari serangan udara terhadap kendaraan Jabari. Iklan kedua menampilkan gambar pemakaman Hamas dan membanggakan pembunuhan 1.364 “teroris” dalam perang Israel-Hamas tahun 2014.

Video lain – yang kemudian dihapus dari YouTube – menampilkan rekaman drone dari lingkungan Gaza yang hancur dan diratakan dalam kampanye yang sama. Iklan tersebut memuat slogan: “Hanya yang kuat yang menang.”

Sebuah laporan PBB mengatakan tindakan Israel mungkin merupakan kejahatan perang. Gantz dan panglima angkatan udara Israel saat itu digugat oleh sebuah keluarga Palestina di pengadilan Belanda.

Tim kampanye Gantz dan militer mengajukan pertanyaan ke Kementerian Kehakiman Israel, yang tidak menanggapi permintaan komentar.

Baca Juga: 4 Fakta Menarik Dermaga Terapung AS Trident, Salah Satunya Bukti Kemunafikan Joe Biden

Bangga dengan Kejahatan Perangnya

Mengapa Para Pensiunan Jenderal Mengendalikan Politik di Israel?

Foto/AP

Gantz mengatakan dia sedang membaca ulang “The Prince” karya Machiavelli. Ketika ditanya berapa banyak militan yang telah dia bunuh, dia berkata: “Secara pribadi, beberapa kali, dan sebagai seorang komandan, berkali-kali.”

Di Israel, perang Gaza pada tahun 2014 secara umum dipandang sebagai pukulan telak bagi Hamas, dan militer Gantz tercatat sebagai aset elektoral. Intinya, ia menunjuk Moshe Yaalon, mantan panglima militer lainnya yang memiliki pandangan politik garis keras, sebagai wakilnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Mampukah Taegeuk Warriors Akhiri Kutukan?
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved