Mengapa Para Pensiunan Jenderal Mengendalikan Politik di Israel?

Minggu, 19 Mei 2024 - 22:55 WIB
loading...
A A A
Jajak pendapat menunjukkan Gantz bersaing ketat dengan Netanyahu dalam hal kelayakan menjadi perdana menteri dan menangani keamanan. Sekitar seperempat pendukung Gantz sebelumnya mendukung Likud atau partai sekutu Kulanu.

Ilmuwan politik Reuven Hazan mengatakan taktik Gantz memenuhi pandangan luas di kalangan warga Israel bahwa Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang diakui secara internasional terlalu lemah untuk memberikan hasil dan bahwa Hamas di Gaza adalah kelompok teroris.

Tidak Ada Kata Perdamaian

Selama satu dekade Netanyahu berkuasa, kesenjangan antara dia dan Abbas telah melumpuhkan upaya perdamaian. Netanyahu sebagian besar mengabaikan Palestina dan malah mendekati para pemimpin Arab Sunni, berdasarkan permusuhan terhadap Iran.

Gantz mengatakan kepada Yediot Ahronot bahwa dia ingin mengakhiri kekuasaan Israel atas Palestina.

“Kita perlu menemukan cara agar kita tidak mengendalikan orang lain,” katanya dan juga memuji “sikap yang menyakitkan namun baik” dari penarikan Israel dari Jalur Gaza pada tahun 2005, mengisyaratkan bahwa ia mungkin mempertimbangkan langkah serupa di Tepi Barat.

Juru bicara Abbas, Nabil Abu Rdeneh, mengatakan komentar tersebut “memberi semangat.”

Partai Likud Netanyahu dan partai lainnya segera mencap Gantz sebagai “sayap kiri” yang akan mencabut permukiman ilegal.

Gantz dengan cepat mengklarifikasi bahwa tidak akan ada “keputusan sepihak” mengenai penghapusan permukiman. Dia mencatat bahwa Netanyahu sebagai menteri Kabinet pada awal tahun 2000an memberikan suara mendukung penarikan diri dari Gaza, meskipun dia kemudian mengundurkan diri sebagai bentuk protes. Baru-baru ini, Netanyahu mengizinkan dana Qatar mengalir ke Hamas.

“Anda mengevakuasi orang-orang Yahudi,” katanya dalam komentar yang ditujukan kepada Netanyahu. “Anda membayar uang perlindungan kepada Hamas. Waktu Anda sudah habis – kami terus bergerak maju.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Ketua KPK Akui Berkomunikasi...
Ketua KPK Akui Berkomunikasi dengan Jaksa Agung, Supervisi Kasus Febrie Adriansyah Mulai Berjalan
6 Kandidat Calon Ketua...
6 Kandidat Calon Ketua Umum PB SEMMI Periode 2026–2029 Resmi Ditetapkan
Bom Rakitan Meledak...
Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Pelajar Ditangkap Polisi
Berita Terkini
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved