Sekjen NATO dengan Bangga Umumkan LGBT sebagai Sekutu

Minggu, 19 Mei 2024 - 07:52 WIB
loading...
Sekjen NATO dengan Bangga...
Sekjen NATO Jens Stoltenberg dengan bangga mengumumkan komunitas lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ) sebagai sekutunya. Foto/RFE/RL
A A A
BRUSSELS - Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Jens Stoltenberg dengan bangga mengumumkan komunitas lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ) sebagai sekutunya.

Dia mengatakan NATO akan membela hak-hak kelompok LGBTQ.

Stoltenberg termasuk di antara ratusan pejabat, lembaga, dan organisasi publik Barat yang membuat pernyataan yang menegaskan Hari Internasional Melawan Homofobia, Bifobia, dan Transfobia (IDAHOBIT) pada Jumat.

“NATO ada untuk membela 32 negara, dan hak rakyat kami untuk hidup bebas dan damai,” tulis Stoltenberg di X.

“Pada Hari Internasional Melawan Homofobia, Bifobia & Transfobia, dan setiap hari: semua cinta adalah setara. Orang-orang LGBTQ+ berhak mendapatkan rasa hormat dan martabat, dan saya bangga menyebut diri saya sekutu Anda,” paparnya, seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (19/5/2024).



Namun, sebagian besar tanggapan terhadap postingan Stoltenberg adalah negatif.

“Dan hubungan timbal balik antara aliansi militer pertahanan dengan hak-hak minoritas tertentu adalah…?” salah satu pengguna X bertanya-tanya.

Yang lain mengemukakan perang ofensif blok tersebut terhadap Yugoslavia (1999) dan Libya (2011), dan fakta bahwa blok tersebut menghabiskan 20 tahun di Afghanistan membantu Amerika Serikat (AS) untuk “menggantikan Taliban dengan Taliban”.

“Anda membuat saya lebih mendukung Rusia,”tulis pengguna X lainnya merespons postingan Stoltenberg.

IDAHOBIT didirikan pada tahun 2004 oleh seorang aktivis gay Perancis. Organisasi-organisasi seperti Asosiasi Lesbian, Gay, Biseksual, Trans, dan Interseks Internasional (ILGA), Komisi Hak Asasi Manusia Gay dan Lesbian Internasional (IGLHRC), Kongres Yahudi LGBT Sedunia, dan Koalisi Lesbian Afrika mendukung proyek tersebut, yang mengarah ke perayaan pertama pada tahun 2005.

Tanggal 17 Mei dipilih sebagai tanggal memperingati penghapusan homoseksualitas dari klasifikasi penyakit internasional oleh WHO pada tahun 1990.

“Transfobia” ditambahkan ke nama tersebut pada tahun 2009, diikuti oleh “bifobia” pada tahun 2015, sehingga menghasilkan akronim dalam bentuknya yang sekarang.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
Rusia Kecam Trump karena...
Rusia Kecam Trump karena Mengancam Akan Mengebom Iran
4 Alasan Elon Musk Akan...
4 Alasan Elon Musk Akan Dijadikan Nama Kapal Induk AS Terbaru, Salah Satunya Simbol Kebangkitan Militer
Antisipasi Eskalasi...
Antisipasi Eskalasi dengan NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
Insiden Paling Memalukan,...
Insiden Paling Memalukan, Tank AS Tenggelam di Rawa di dekat Perbatasan Belarusia, 4 Tentara Tewas
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hapus Pangkalan AS di Timur Tengah dari Peta
Netanyahu Batal Tunjuk...
Netanyahu Batal Tunjuk Eli Sharafit Jadi Bos Baru Shin Bet karena Kritik Trump
Selamatkan Puluhan Warga...
Selamatkan Puluhan Warga Korsel dari Kebakaran Hutan, WNI Bisa Dapat Visa Jangka Panjang
Ngeri! Remaja Singapura...
Ngeri! Remaja Singapura Rencanakan Pembunuhan 100 Muslim di 5 Masjid saat Salat Jumat
Rekomendasi
Jual Beli Properti di...
Jual Beli Properti di Jakarta, Wajib Tahu Soal BPHTB!
Melihat Peran Mantan...
Melihat Peran Mantan Laskar Pangeran Diponegoro Dalam Penyebaran Islam di Malang Raya
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
Berita Terkini
Qatar, UEA, dan Israel...
Qatar, UEA, dan Israel Gelar Latihan Militer Bersama di Yunani
30 menit yang lalu
Netanyahu Ungkap Militer...
Netanyahu Ungkap Militer Israel akan Bangun Koridor Morag di Gaza
1 jam yang lalu
10 Negara Terkecil di...
10 Negara Terkecil di Dunia, Mayoritas Luasnya Lebih Kecil Dibandingkan Ukuran New York
10 jam yang lalu
10 Negara Terluas di...
10 Negara Terluas di Dunia, Adakah Indonesia?
11 jam yang lalu
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran, AS Tak Bisa Berbuat Banyak
12 jam yang lalu
Israel Ingin Rebut Wilayah...
Israel Ingin Rebut Wilayah yang Lebih Luas, Hamas Siap Melawan
13 jam yang lalu
Infografis
Antisipasi NATO, Putin...
Antisipasi NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved