Pakai Ular, Polisi RI Teror Pria Pengadvokasi Kemerdekaan Papua Barat

Senin, 11 Februari 2019 - 07:50 WIB
Pakai Ular, Polisi RI...
Pakai Ular, Polisi RI Teror Pria Pengadvokasi Kemerdekaan Papua Barat
A A A
JAKARTA - Sebuah video yang viral di internet menunjukkan aparat polisi di Papua, Indonesia, meneror pria yang mengadvokasi kemerdekaan Papua Barat dalam sebuah interogasi. Pihak Kepolisian Jayawijaya mengakui keaslian video itu yang kini jadi pemberitaan media asing.

Dalam video terlihat para petugas polisi meneror seorang pria Papua dengan seekor ular hidup. Pria itu berteriak ketakutan, sedangkan interogatornya tertawa.

Pengacara hak asasi manusia (HAM) Veronica Koman, dikutip AP, Senin (11/2/2019), mengatakan pada hari Minggu bahwa metode interogasi dengan penyiksaan telah melanggar kebijakan polisi serta beberapa undang-undang.

Pria yang diinterogasi itu bernama Sam Lokon. Dia anggota Komite Nasional Papua Barat, sebuah komite yang mengadvokasi kemerdekaan wilayah itu dari Indonesia.

Menurut Koman, Sam Lokon dimasukkan ke sel penjara dan diteror dengan ular hidup. Dia juga dipukuli setelah ditangkap pada Januari lalu atas tuduhan pencurian.

Koman mengatakan viralnya video tersebut telah memaksa polisi untuk meminta maaf. Namun, dia juga mengkritik upaya untuk membenarkan teknik interogasi tersebut.

Video berdurasi 1 menit 20 detik menunjukkan ular coklat gelap yang panjangnya sekitar dua meter, melilit leher dan pinggang tersangka yang diborgol. Kemudian, seorang petugas mendorong kepalan ular itu ke wajah tersangka ketika ia menjadi semakin histeris. Petugas terlihat bertanya berapa kali ia mencuri ponsel.

Kepala Polisi Jayawijaya Tonny Ananda Swadaya mengatakan para petugas yang terlibat dalam interogasi itu telah didisiplinkan. Mereka diberi pelatihan etika dan dipindah ke lokasi lain.

Polisi dan militer telah melakukan tindakan keras terhadap para pendukung kemerdekaan Papua Barat setelah kelompok separatis pada bulan Desember lalu membantai 19 orang yang bekerja di lokasi pembangunan jalan raya trans-Papua.

Seorang pria Polandia juga ditahan di penjara Jayawijaya dan telah diadili atas tuduhan pengkhianatan. Pria bernama Jakob Skrzypski, 39, itu dituduh merencanakan kudeta dengan kelompok bersenjata Papua pro-kemerdekaan dan menawarkan bantuan pasokan senjata.
(mas)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
8 menit yang lalu
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
35 menit yang lalu
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
52 menit yang lalu
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
1 jam yang lalu
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
1 jam yang lalu
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
1 jam yang lalu
Infografis
Twibbon Menarik untuk...
Twibbon Menarik untuk Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-77
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved