Hamas Tingkatkan Pertempuran, Bantai 4 Tentara Israel
Sabtu, 11 Mei 2024 - 07:26 WIB
loading...
A
A
A
Militer Israel mengatakan pada pagi hari bahwa pasukannya terlibat dalam “pertempuran jarak dekat” di Rafah dan mereka membunuh “beberapa pria bersenjata”.
Belakangan dikatakan empat tentara Israel tewas di lingkungan Zeitoun saja akibat bahan peledak.
Kelompok-kelompok Palestina tidak segera mengomentari laporan adanya korban jiwa pejuang.
Middle East Eye tidak dapat memverifikasi secara independen pengumuman yang dibuat kedua belah pihak.
Secara terpisah, militer Israel mengatakan 12 tentara Israel dievakuasi untuk mendapatkan perawatan setelah disengat tawon di Jalur Gaza selatan.
Sementara itu, otoritas perbatasan dan penyeberangan Palestina di Gaza membantah klaim Amerika Serikat (AS) bahwa penyeberangan Kerem Shalom, yang terletak antara wilayah kantong tersebut dan Israel, telah terbuka untuk bantuan.
Dalam pernyataan pada Kamis, mereka mengatakan penyeberangan Kerem Shalom dan Rafah antara Gaza dan Mesir, yang direbut pasukan Israel dari pihak Palestina awal pekan ini, tetap ditutup.
Dia menambahkan tidak ada bantuan yang masuk ke Jalur Gaza sejak Selasa, termasuk pasokan bahan bakar penting dan obat-obatan.
Penutupan penyeberangan yang terus berlanjut telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pekerja bantuan atas dampak kemanusiaan yang ditimbulkan.
Operasi bantuan dapat dihentikan dalam beberapa hari karena berkurangnya stok makanan dan bahan bakar, menurut badan bantuan PBB pada Jumat.
“Situasi ini telah mencapai tingkat darurat yang lebih parah lagi,” ungkap Georgios Petropoulos, kepala sub-kantor Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan di Gaza.
Belakangan dikatakan empat tentara Israel tewas di lingkungan Zeitoun saja akibat bahan peledak.
Kelompok-kelompok Palestina tidak segera mengomentari laporan adanya korban jiwa pejuang.
Middle East Eye tidak dapat memverifikasi secara independen pengumuman yang dibuat kedua belah pihak.
Secara terpisah, militer Israel mengatakan 12 tentara Israel dievakuasi untuk mendapatkan perawatan setelah disengat tawon di Jalur Gaza selatan.
Penyeberangan Ditutup
Sementara itu, otoritas perbatasan dan penyeberangan Palestina di Gaza membantah klaim Amerika Serikat (AS) bahwa penyeberangan Kerem Shalom, yang terletak antara wilayah kantong tersebut dan Israel, telah terbuka untuk bantuan.
Dalam pernyataan pada Kamis, mereka mengatakan penyeberangan Kerem Shalom dan Rafah antara Gaza dan Mesir, yang direbut pasukan Israel dari pihak Palestina awal pekan ini, tetap ditutup.
Dia menambahkan tidak ada bantuan yang masuk ke Jalur Gaza sejak Selasa, termasuk pasokan bahan bakar penting dan obat-obatan.
Penutupan penyeberangan yang terus berlanjut telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pekerja bantuan atas dampak kemanusiaan yang ditimbulkan.
Operasi bantuan dapat dihentikan dalam beberapa hari karena berkurangnya stok makanan dan bahan bakar, menurut badan bantuan PBB pada Jumat.
“Situasi ini telah mencapai tingkat darurat yang lebih parah lagi,” ungkap Georgios Petropoulos, kepala sub-kantor Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan di Gaza.
Lihat Juga :