5 Negara yang Dilanda Banjir Bandang selama 2024

Senin, 29 April 2024 - 23:23 WIB
loading...
A A A
“Dari 1 April hingga 14 April 2024, ada 58 kematian yang disebabkan oleh hujan lebat yang menyebabkan banjir,” kata juru bicara pemerintah Mobhare Matinyi dalam konferensi pers, menekankan bahwa wilayah pesisir negara itu adalah salah satu yang paling parah terkena dampaknya.

“Dampak banjir yang serius dialami di wilayah pesisir dimana sejauh ini 11 orang telah meninggal dunia,” tambahnya.

Tanzania berencana membangun 14 bendungan untuk mencegah banjir di masa depan, kata juru bicara tersebut.

Empat bulan lalu, setidaknya 63 orang tewas akibat banjir di Tanzania utara yang juga memicu tanah longsor yang menghancurkan.

5. China

Melansir CNN, hujan lebat selama beberapa hari telah melanda China selatan, memicu banjir mematikan dan mengancam kehidupan puluhan juta orang ketika tim penyelamat bergegas mengevakuasi penduduk yang terjebak oleh naiknya air.

Provinsi Guangdong, pusat perekonomian yang menampung 127 juta orang, dilanda banjir besar yang memaksa lebih dari 110.000 orang harus direlokasi pada April.

Sejak tanggal 16 April, hujan deras yang berkepanjangan telah mengguyur Delta Sungai Pearl, jantung manufaktur Tiongkok dan salah satu wilayah terpadat di negara tersebut, dengan empat stasiun cuaca di Guangdong mencatat rekor curah hujan tertinggi pada bulan April.

Lembah Sungai Pearl sering dilanda banjir tahunan mulai bulan April hingga September, namun wilayah ini menghadapi badai hujan yang lebih deras dan banjir besar dalam beberapa tahun terakhir karena para ilmuwan memperingatkan bahwa krisis iklim akan memperburuk cuaca ekstrem, menjadikannya lebih mematikan dan lebih sering terjadi.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Netizen Heboh! Trump...
Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki
Rekomendasi
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Spanyol Lolos ke Semifinal...
Spanyol Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Belgia 2-1
Belgia Patahkan Rekor...
Belgia Patahkan Rekor Clean Sheet Spanyol di Babak Pertama
Berita Terkini
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved