Spanyol Segera Kirim Rudal Patriot ke Ukraina

Sabtu, 27 April 2024 - 20:50 WIB
loading...
Spanyol Segera Kirim...
Spanyol akan mengirim rudal patriot ke Ukraina. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Menteri Pertahanan Margarita Robles mengatakan Spanyol akan memasok rudal Patriot ke Ukraina. Itu di tengah tekanan dari luar untuk menyediakan senjata tersebut.

Robles membuat pengumuman tersebut dalam pertemuan virtual Ramstein Group, yang terdiri dari para pendukung Ukraina di Barat. Pernyataan dari Kementerian Pertahanan di Madrid menambahkan bahwa amunisi untuk sistem rudal buatan AS dalam jumlah yang tidak ditentukan akan tiba di Ukraina dalam empat hari ke depan.

Menteri Pertahanan Spanyol tidak menyebutkan apa pun tentang pengiriman baterai Patriot ke Ukraina. Setiap sistem terdiri dari radar array bertahap, stasiun kendali keterlibatan, komputer, peralatan pembangkit listrik, dan hingga delapan peluncur rudal.

Surat kabar Spanyol El Pais sebelumnya melaporkan bahwa Madrid akan memasok rudal Patriot ke Ukraina karena tekanan besar dari UE dan NATO. Menurut outlet tersebut, Spanyol hanya mengoperasikan tiga baterai Patriot dan menyimpan “cadangan perang” sekitar 50 rudal untuk baterai tersebut.

Baca Juga: Maskapai UEA Ini Justru Fokus Gaet Wisatawan Israel dan dan Sebut Yerusalem sebagai Kota Milik Zionis

Dalam pidatonya di Ramstein Group, Presiden Ukraina Vladimir Zelensky menegaskan bahwa Kiev membutuhkan “setidaknya tujuh” baterai Patriot dari pendukung Barat untuk mampu mengusir serangan rudal Rusia.

Pada akhir Maret, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu mengatakan setidaknya lima Patriot yang dioperasikan oleh Ukraina telah dihancurkan oleh pasukan Moskow sejak awal tahun ini. Spanyol adalah salah satu dari enam negara Eropa – termasuk Jerman, Belanda, Polandia, Rumania, dan Yunani – yang memiliki sistem Patriot.

Meskipun Berlin telah berjanji untuk memasok sistem pertahanan udara Patriot lainnya ke Ukraina, sehingga jumlah sumbangannya menjadi tiga, Polandia dan Yunani bersikeras awal pekan ini bahwa mereka tidak memiliki sistem pertahanan udara cadangan.

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan menyatakan pada hari Jumat bahwa Washington juga tidak dapat menyediakan lebih banyak sistem pertahanan udara kepada Kiev. “Sistem Patriot AS saat ini dikerahkan di seluruh dunia, termasuk di Timur Tengah, untuk melindungi pasukan AS,” kata Sullivan kepada MSNBC.

Rusia telah memperingatkan bahwa pengiriman sistem senjata asing ke Kiev tidak akan menghalangi Moskow mencapai tujuan militernya, namun hanya akan memperpanjang pertempuran dan dapat meningkatkan risiko konfrontasi langsung antara Rusia dan NATO. Menurut para pejabat di Moskow, penyediaan senjata, pembagian intelijen, dan pelatihan pasukan Ukraina berarti bahwa negara-negara Barat secara de facto telah menjadi pihak dalam konflik tersebut.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Pemain Timnas Inggris...
Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon Dikeroyok Media Spanyol
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Berita Terkini
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved