Jenderal Top Rusia Ini Bersumpah Hancurkan NATO pada 2030

Kamis, 25 April 2024 - 11:28 WIB
loading...
Jenderal Top Rusia Ini...
Apti Alaudinov, salah satu jenderal top Rusia yang bersumpah akan menghancurkan NATO pada 2030. Foto/RKadyrov_95/Telegram
A A A
MOSKOW - Apti Alaudinov, salah satu jenderal top Rusia yang dikenal sebagai sekutu Presiden Vladimir Putin, telah bersumpah bahwa militer negaranya akan menghancurkan NATO pada 2030.

Mayor Jenderal Alaudinov menjadi komandan pasukan Chechnya yang bertempur di Ukraina.

Alaudinov, yang ditunjuk sebagai wakil di Direktorat Utama Pekerjaan Militer dan Politik di Kementerian Pertahanan Rusia oleh Putin, menyampaikan pernyataan tersebut dalam siaran televisi pemerintah—di mana dia berbicara dengan Olga Skabeeva, salah satu pembawa acara "60 Minutes" di saluran Russia-1.

Cuplikan penampilannya dibagikan di X oleh Anton Gerashchenko, mantan penasihat menteri dalam negeri Ukraina.

Baca Juga: AS Diam-diam Kerahkan Rudal Canggih ATACMS ke Ukraina untuk Melawan Rusia

Para pejabat Rusia secara teratur melontarkan kemungkinan bahwa Moskow akan menyerang anggota NATO sebagai respons atas bantuan dan senjata yang mereka berikan kepada Ukraina dalam perang yang sedang berlangsung melawan Rusia.

“Apti Alaudinov, sekutu terdekat [pemimpin Chechnya Ramzan] Kadyrov, yang baru-baru ini ditunjuk untuk menduduki posisi di kementerian pertahanan Rusia, mengatakan kepada propagandis Rusia; Skabeeva, bahwa Rusia akan mengobarkan perang selama sisa dekade ini dan bermaksud menghancurkan NATO,” tulis Gerashchenko, seperti dikutip Newseek, Kamis (25/4/2024).

“Rusia akan menang dalam operasi militer khusus ini dan di semua medan perang lainnya,” kata Alaudinov kepada Skabeeva dalam acara televisi tersebut—menggunakan istilah yang diadopsi oleh Kremlin untuk menggambarkan perang di Ukraina, yang dimulai dengan invasi Rusia pada 24 Februari 2022.

“Ya, kami harus bekerja keras hingga tahun 2029-2030, tetapi saya dapat meyakinkan Anda bahwa hasil dari operasi militer khusus ini adalah blok NATO akan lenyap dalam format yang ada saat ini,” katanya.

“Sebagian besar negara-negara tersebut, yang saat ini mengejar Amerika seperti anjing kampung, akan berlutut dan bersumpah kepada Rusia, meminta untuk diterima dalam koalisi kami.”

Alaudinov disebut oleh surat kabar investigasi Rusia; Novaya Gazeta, sebagai calon penerus pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov, yang dilaporkan telah didiagnosis menderita pankreatitis nekrotikans lima tahun lalu.

"Berita tentang penyakitnya telah mendorong Kremlin untuk mencari penggantinya,” tulis media tersebut dalam laporannya pada Senin lalu.

Putin pada bulan Maret menolak segala saran bahwa negaranya dapat melancarkan serangan terhadap anggota NATO.

“Pernyataan mereka tentang dugaan niat kami untuk menyerang Eropa setelah Ukraina adalah omong kosong belaka,” katanya, sambil mencatat bahwa anggaran pertahanan Washington lebih dari 10 kali lipat anggaran pertahanan Moskow.

“Mengingat hal itu, apakah kita akan melancarkan perang melawan NATO? Ini adalah sebuah bualan," paparnya.

Namun Putin telah mengatakan sejak September 2022 bahwa Rusia akan siap menggunakan senjata nuklir untuk mempertahankan “integritas teritorialnya”. "Ini bukanlah sebuah gertakan," katanya saat itu.

Baru-baru ini, pada bulan Februari, dia memperingatkan dalam pidato kenegaraan tahunannya di Moskow bahwa kekuatan nuklir strategisnya berada dalam kondisi kesiapan penuh.

Tahun lalu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa jika Kyiv dikalahkan oleh Rusia, Putin dapat menyerang Polandia, salah satu anggota NATO, yang berpotensi menyebabkan Perang Dunia III.

Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal mengatakan pekan lalu bahwa dia juga yakin kemenangan Rusia di Ukraina dapat menyebabkan Perang Dunia III.

"Jika Kyiv kalah dalam perang, sistem keamanan global akan hancur dan seluruh dunia perlu menemukan sistem keamanan baru,” kata Shmyhal dalam wawancara dengan BBC di Washington, D.C.

“Atau, akan terjadi banyak konflik, banyak jenis perang, dan pada akhirnya bisa berujung pada Perang Dunia III,” imbuh dia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved