Pangkalan Militer AS di Suriah Diserang, Pertama Kali Sejak Februari

Selasa, 23 April 2024 - 20:30 WIB
loading...
A A A
Pemerintah Irak mengumumkan rencana memulai pembicaraan formal dengan Washington mengenai penghentian misi koalisi anti-terorisme pimpinan Amerika di negara itu pada Januari setelah serangan udara AS menewaskan komandan milisi Mushtaq Taleb al-Saidi.

Al-Saidi adalah pemimpin Harakat Hizbullah al-Nujaba, milisi yang berafiliasi dengan Pasukan Mobilisasi Populer Irak yang membantu mengusir kelompok Negara Islam (ISIS) dan teroris lainnya di Suriah dan Irak antara tahun 2013 dan 2017.

Menurut berbagai sumber, terdapat antara 900 dan 2.000 tentara AS di Suriah yang diduga melakukan operasi kontraterorisme melawan ISIS.

Suriah telah berulang kali menuntut agar AS mengakhiri pendudukannya, dan Damaskus serta sekutunya menekankan kehadiran pasukan Amerika adalah “ilegal.”

Pernyataan bersama baru-baru ini oleh Biden dan al-Sudani mengatakan, "Kedua pemimpin menegaskan mereka akan meninjau faktor-faktor untuk menentukan kapan dan bagaimana misi Koalisi Global di Irak akan berakhir."

Serangan roket saat ini terjadi setelah ledakan besar terjadi di pangkalan militer di Irak pada Sabtu pagi.

Serangan ini menewaskan seorang anggota pasukan keamanan Irak. Ledakan itu terjadi di pangkalan militer Kalsu di provinsi Babilonia, tempat tentara reguler, polisi, dan anggota Pasukan Mobilisasi Populer Irak, atau Hashed Al-Shaabi, ditempatkan, menurut pasukan keamanan Irak yang dikutip media Arab.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Menteri Turki Sebut...
Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka
Rekomendasi
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Dirjen Imigrasi Ungkap...
Dirjen Imigrasi Ungkap Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Berita Terkini
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Infografis
AS Terus Lanjutkan Penjajahan...
AS Terus Lanjutkan Penjajahan di Suriah karena Kuasai 90% Minyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved