Setelah Vakum 9 Tahun, Iran Diizinkan Kirim Jemaah Umrah ke Arab Saudi

Senin, 22 April 2024 - 15:22 WIB
loading...
Setelah Vakum 9 Tahun,...
Iran diizinkan mengirimkan jemaah umrah ke Arab Saudi setelah vakum selama 9 bulan. Foto/Reuters
A A A
TEHERAN - Kelompok pertama jemaah umrah dari Iran berangkat ke Arab Saudi pada Senin (22/4/2024) untuk menunaikan umrah. Itu merupakan hasil dari membaiknya hubungan antara kedua negara Timur Tengah setelah vakum selama 9 tahun.

Media Iran mengatakan pada bulan Desember bahwa Arab Saudi telah mencabut pembatasan terhadap warga Iran yang ingin melakukan umrah tetapi penerbangan ditunda sampai sekarang karena apa yang disebut Teheran sebagai “masalah teknis”.

Pada bulan Maret 2023, China memediasi perjanjian di mana Iran dan Arab Saudi memulihkan hubungan diplomatik penuh yang terputus sejak tahun 2016 karena eksekusi seorang ulama Muslim Syiah yang dilakukan Riyadh dan penyerbuan kedutaan Saudi di Teheran.

Baca Juga: Bagaimana Perang Iran dan israel Mengubah Geopolitik Timur Tengah?

Sebelum hubungan dipulihkan, warga Iran hanya bisa menunaikan ibadah haji, sebuah kewajiban agama yang dianggap wajib bagi umat Islam yang ingin melaksanakannya sekali seumur hidup. Ibadah haji harus dilakukan pada waktu-waktu tertentu dalam setahun, dan tunduk pada kuota tahunan yang ketat.

Umrah dapat dilakukan kapan saja dan tidak dianggap wajib bagi umat Islam.

Duta Besar Saudi untuk Iran Abdullah bin Saud al-Anzi hadir di bandara utama Teheran pada upacara perpisahan yang diadakan untuk 85 jamaah tersebut.

Pemberian izin itu juga menjadi hal positif setelah Arab Saudi ikut serta menghalau drone dan rudal Iran dalam perang dengan Israel. Itu menjadi parameter bahwa hubungan Iran dan Saudi makin mesra.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Berita Terkini
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Infografis
Balas Netanyahu, Pejabat...
Balas Netanyahu, Pejabat Arab Saudi: Pindahkan Israel ke Alaska
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved