Kawan Jadi Lawan, Kenapa Iran Memusuhi Israel?
Jum'at, 19 April 2024 - 16:01 WIB
loading...
A
A
A
Saat pemerintahan Mosaddegh digulingkan pada 1953, situasi kembali berubah. Pemimpin yang dulunya dikenal sebagai sekutu setia Barat kembali naik ke tampuk kekuasaan.
Hasilnya, Israel mendirikan kedutaan de facto di Teheran. Lalu, keduanya pun saling bertukar duta besar pada 1970-an.
Tak hanya diplomatik, hal ini berlaku juga bagi hubungan perdagangan hingga keamanan. Lagi dan lagi, situasinya kembali berubah.
Pada 1979, Syah digulingkan dalam sebuah revolusi. Hal ini juga menandai lahirnya Republik Islam Iran yang baru.
Ayatollah Khomeini menjadi pemimpin revolusi. Ia membawa pandangan dunia baru yang sebagian besar memperjuangkan Islam dan menantang kekuatan dunia yang “sombong” yang termasuk Israel dan Amerika Serikat.
Israel dikenal sebagai “Setan Kecil”, sementara Amerika Serikat disebut “Setan Besar”. Setelahnya, Iran pun memutuskan semua hubungan dengan Israel.
Hasilnya, Israel mendirikan kedutaan de facto di Teheran. Lalu, keduanya pun saling bertukar duta besar pada 1970-an.
Tak hanya diplomatik, hal ini berlaku juga bagi hubungan perdagangan hingga keamanan. Lagi dan lagi, situasinya kembali berubah.
Pada 1979, Syah digulingkan dalam sebuah revolusi. Hal ini juga menandai lahirnya Republik Islam Iran yang baru.
Ayatollah Khomeini menjadi pemimpin revolusi. Ia membawa pandangan dunia baru yang sebagian besar memperjuangkan Islam dan menantang kekuatan dunia yang “sombong” yang termasuk Israel dan Amerika Serikat.
Israel dikenal sebagai “Setan Kecil”, sementara Amerika Serikat disebut “Setan Besar”. Setelahnya, Iran pun memutuskan semua hubungan dengan Israel.
Lihat Juga :