Trump: John Kelly Hengkang dari Gedung Putih Akhir 2018

Minggu, 09 Desember 2018 - 10:26 WIB
Trump: John Kelly Hengkang...
Trump: John Kelly Hengkang dari Gedung Putih Akhir 2018
A A A
WASHINGTON - Kepala Staf Gedung Putih John Kelly akan meninggalkan pekerjaannya pada akhir tahun 2018. Demikian disampaikan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Kelly yang merupakan mantan jenderal AS merupakan pejabat yang kesekian kalinya yang memutuskan hengkang dari Gedung Putih.

Trump mengatakan dia akan segera menunjuk pengganti Kelly. "Dia orang yang hebat," puji Trump kepada Kelly, pada hari Sabtu waktu Washington.

Sebelum menjabat sebagai Kepala Staf Gedung Putih, Kelly pernah memimpin Departemen Keamanan Dalam Negeri. "Saya sangat menghargai pelayanannya," ujar Trump, yang dilansir Reuters Minggu (9/12/2018).

Seorang pejabat Gedung Putih kepada Ruters mengatakan Trump telah berdiskusi selama berbulan-bulan dengan Nick Ayers, seorang pembantu utama untuk Wakil Presiden Mike Pence. Dialah sosok yang disebut-sebut akan menggantikan posisi Kelly untuk sementara.

"Presiden dan Nick (Ayers) masih bekerja pada persyaratan khusus untuk mengambil alih," kata pejabat itu yang berbicara dalam kondisi anonim. Menurutnya, Ayers akan kembali ke Georgia dan telah merencanakan untuk meninggalkan kantor Pence.

Ayers telah menyarankan sejumlah gubernur dari Partai Republik yang berprofil tinggi masuk ke lingkaran internal presiden, di mana para sosok itu tidak terpisahkan dengan latar belakang Kelly.

Sumber yang mengetahui gejolak di Gedung Putih mengungkap Trump membawa Kelly ke Gedung Putih tahun lalu untuk memulihkan ketertiban di kantor tersebut. Namun, Trump dan Kelly kerap "bentrok". Sumber itu mengatakan, keduanya tidak lagi berbicara selama sebulan terakhir.

Paul Ryan, pemimpin Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Republik, mengatakan bahwa Kelly meninggalkan apa yang dia sebut sebagai "pekerjaan tanpa pamrih."

Sebelum Kelly, sejumlah pejabat memutuskan meninggalkan pemerintah Trump. Mereka di antaranya, Jaksa Agung Jeff Sessions, Pemimpin Kepala Staf Gabungan Joseph Dunford, dan Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley.
(mas)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
5 jam yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
7 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
7 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
8 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
9 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
11 jam yang lalu
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved