PM Lee Hsien Loong Segera Serahkan Kekuasaan, Akankan Ada Gejolak di Singapura?
Senin, 15 April 2024 - 16:33 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Perang Pecah, Singapore Airlines Stop Terbangi Wilayah Udara Iran
Akankah Singapura mengalami gejolak secara ekonomi dan politik?
Tidak! Wong dilantik sebagai calon PM pada bulan April 2022 setelah kegagalan yang jarang terjadi dalam transisi kepemimpinan ketika penerus sebelumnya tiba-tiba mengundurkan diri dan menggagalkan perencanaan kepemimpinan yang biasanya diatur dengan cermat.
Wong akan menjadi PM Singapura keempat di luar keluarga pendiri negara ini yang telah memimpin negara ini selama lebih dari 50 tahun sejak negara kota tersebut memperoleh kemerdekaannya pada tahun 1960an.
Melansir Time, Wong, yang telah lama dipandang sebagai penerus Lee, “mendapat dukungan penuh dari anggota parlemen PAP,” kata pernyataan itu, mengacu pada Partai Aksi Rakyat yang berkuasa di negara itu, yang terus mendominasi politik sejak didirikan di bawah mendiang ayah Lee, Lee Kuan Yew. , yang merupakan Perdana Menteri pertama negara itu selama 31 tahun sebelum mengundurkan diri pada tahun 1990, meskipun ia tetap berpolitik hingga tahun 2011.
Akankah Singapura mengalami gejolak secara ekonomi dan politik?
Tidak! Wong dilantik sebagai calon PM pada bulan April 2022 setelah kegagalan yang jarang terjadi dalam transisi kepemimpinan ketika penerus sebelumnya tiba-tiba mengundurkan diri dan menggagalkan perencanaan kepemimpinan yang biasanya diatur dengan cermat.
Wong akan menjadi PM Singapura keempat di luar keluarga pendiri negara ini yang telah memimpin negara ini selama lebih dari 50 tahun sejak negara kota tersebut memperoleh kemerdekaannya pada tahun 1960an.
Melansir Time, Wong, yang telah lama dipandang sebagai penerus Lee, “mendapat dukungan penuh dari anggota parlemen PAP,” kata pernyataan itu, mengacu pada Partai Aksi Rakyat yang berkuasa di negara itu, yang terus mendominasi politik sejak didirikan di bawah mendiang ayah Lee, Lee Kuan Yew. , yang merupakan Perdana Menteri pertama negara itu selama 31 tahun sebelum mengundurkan diri pada tahun 1990, meskipun ia tetap berpolitik hingga tahun 2011.
Lihat Juga :